HANGZHOU, iNews.id - Komite Paralimpiade Indonesia (NPC Indonesia) menyiapkan tim medis khusus untuk atlet bulu tangkis di Asian Para Games 2022. Mereka akan terjun langsung diBinjiang Gymnasium, Hangzhou, Tiongkok. Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto mengungkapkan tim fisioterapis dan masseur telah disiapkan di venue pertandingan para bulu tangkis. Mereka bakal membantu pemulihan kondisi atlet pascabertanding.

Adanya tim medis khusus di cabor para bulutangkis sendiri bukannya tanpa alasan. Pasalnya, beberapa atlet Indonesia turun di beberapa nomor sehingga stamina mereka bakal sangat terkuras. Salah satu contohnya adalah Leani Ratri Oktila yang tampil di sektor tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran.

Memang kalau atlet tampil di tiga nomor pertandingan seperti Ratri pasti banyak menguras fisik. Jadi NPCI kerahkan tim fisioterapis dan masseur ke venue untuk mempercepat pemulihan atlet untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, ujar Rima seperti dikutip dari rilis NPC Indonesia, Minggu (22/10).

Salah satu tantangan yang dihadapi para atlet Indonesia di ApG 2023 adalah kondisi cuaca di Hangzhou yang dingin yakni kisaran 12-21 derajat celcius. Namun hal itu sudah diantisipasi tim medis agar kondisi atlet tetap fit dan bugar.

Sebenarnya cuaca memang berpengaruh, tapi atlet telah beradaptasi. Tim medis juga sudah melakukan langkah preventif supaya mencegah perubahan suhu drastis yang bisa mengakibatkan banyak atlet terkena flu ujar Rima. Sejauh ini, langkah tim para-bulu tangkis Indonesia masih mulus untuk lolos dalam fase grup Asian Para Games 2022. Mereka masih belum menemui lawan yang berarti. Kita harap pemain-pemain yang kita targetkan mendapat medali emas bisa berjalan lancar hingga final, ucap Rima.

Tim Para-bulutangkis Indonesia ditargetkan menjadi salah satu lumbung medali di Asian Para Games 2022. Mereka diharapkan bisa mengantongi empat medali emas, empat medali perak dan empat medali perunggu. [RCTIplus]