Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok dengan tegas menentang tindakan yang merongrong kedaulatan dan keamanannya atas nama "kebebasan bernavigasi", kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing pada hari Senin (3/6).

Mao menyampaikan komentar tersebut sebagai tanggapan atas laporan bahwa sebuah kapal fregat Belanda telah melintasi Selat Taiwan minggu lalu.

"Tiongkok selalu menghormati hak-hak navigasi yang dimiliki oleh negara-negara sesuai dengan hukum internasional. Namun, kami dengan tegas menentang tindakan yang merongrong kedaulatan dan keamanan Tiongkok atas nama 'kebebasan navigasi'," kata Mao.

"Asia-Pasifik adalah penentu perdamaian dan pembangunan global. Kami berharap negara-negara di luar kawasan ini akan melakukan lebih banyak hal yang kondusif bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan ini, alih-alih melakukan provokasi dan menciptakan masalah bagi perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," ujarnya.