Brasil, Radio Bharata Online - Menurut Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Brasil, Luciana Santos, Brasil telah meraih prestasi yang membuahkan hasil dalam pengembangan sains dan tekologi serta mencari lebih banyak kolaborasi dengan Tiongkok, salah satu mitra dagang utama negara ini.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan China Global Television Network (CGTN) di Brasil, ia melaporkan bahwa Brasil mengambil langkah-langkah untuk mempromosikan adopsi dan perluasan kendaraan listrik di dalam negeri.
"Tantangan mobilitas listrik adalah salah satu tantangan yang dihadapi dunia, dan kami berada di garis depan dalam gerakan industrialisasi baru, menekankan dan menaruh minat pada pengembangan teknologi baru yang berfokus pada mobilitas listrik. Salah satu keunggulan signifikan yang kami miliki adalah matriks bahan bakar kami yang beragam dan sumber energi yang bervariasi, yang selaras dengan tantangan yang dihadapi oleh industri kendaraan listrik. Oleh karena itu, kami secara aktif menjalin kolaborasi dan berbagi pengalaman dengan para pemimpin global di bidang ini. Di Brasil, misalnya, kami memproduksi kendaraan transportasi umum, termasuk kendaraan listrik," kata Santos.
Selama kunjungan Presiden Lula ke Tiongkok pada bulan April 2023 lalu, kedua negara sepakat untuk membentuk sebuah kelompok kerja guna mengejar kerja sama di bidang semikonduktor.
Celso Amorim, penasihat kebijakan luar negeri untuk Presiden Brasil, Lula, juga menyebutkan keterbukaan Brasil terhadap pembangunan pabrik semikonduktor Tiongkok di Brasil, dan menyatakan ketertarikannya untuk berkolaborasi dengan Tiongkok dalam pengembangan teknologi.
Santos menambahkan bahwa Brazil saat ini berencana untuk merevitalisasi pabrik-pabrik semikonduktornya sendiri dan beberapa perusahaan bersedia untuk bekerja sama dengan industri semikonduktor Tiongkok.
"Kami baru saja menerbitkan kembali rencana kami untuk mendukung industri pengembangan semikonduktor, yang memungkinkan banyak perusahaan swasta untuk menjalin kerja sama dan perjanjian dengan industri semikonduktor Tiongkok, khususnya dalam hal input untuk panel fotovoltaik. Kami memiliki beberapa contoh perusahaan yang mentransfer teknologi semikonduktor ke sektor fotovoltaik Tiongkok. Pada saat yang sama, kami merevitalisasi pabrik semikonduktor Brasil di ceruk pasar tertentu yang dibutuhkan Brasil," jelas Santos.