BEIJING, Radio Bharata Online - Pakistan baru-baru ini mengumumkan rencana pengadaan jet tempur siluman FC-31 dari Tiongkok, sebuah langkah yang menurut para ahli, tidak hanya akan meningkatkan kemampuan Angkatan Udara Pakistan secara signifikan, namun juga membuka pasar internasional untuk pesawat Tiongkok, sehingga menandai kerja sama yang saling menguntungkan.

Dalam siaran pers yang diposting di platform media sosialnya pada hari Selasa, Angkatan Udara Pakistan memperkenalkan inisiatif modernisasi transformatifnya.

Tonggak penting dalam transformasi strategis ini adalah akuisisi jet tempur siluman generasi kelima, yang landasannya telah dimasukkan ke dalam Angkatan Udara Pakistan.

Berdasarkan video yang dilampirkan pada siaran pers, jet tempur siluman generasi kelima yang akan memperkuat Angkatan Udara Pakistan adalah FC-31 buatan Tiongkok.  Siaran pers tersebut mengkonfirmasi laporan media pada awal bulan ini, bahwa Pakistan sedang berusaha membeli FC-31.

Menurut laporan media AS, Defense News, Panglima Angkatan Udara Pakistan, Zaheer Ahmed Baber Sidhu, pada upacara pelantikan alat pertahanan baru pada tanggal 2 Januari mengatakan, bahwa FC-31 akan memasuki layanan dalam waktu dekat.

Dikembangkan secara independen oleh Aviation Industry Corporation of China (AVIC) milik negara, FC-31 adalah jet tempur siluman menengah berkursi tunggal, bermesin ganda, yang menurut para analis sebanding dengan, atau bahkan lebih unggul, dari F-35 Amerika Serikat.

Wei Dongxu, pakar militer yang berbasis di Beijing, kepada Global Times pada hari Rabu mengatakan, FC-31 memiliki kemampuan tempur udara komprehensif yang kuat, termasuk kemampuan silumannya yang memungkinkannya mengenali lawan terlebih dahulu, dan langsung melancarkan serangan mendadak. Pesawat ini memiliki kesadaran situasional yang luar biasa, dan dapat membawa berbagai pilihan amunisi, tidak hanya rudal udara-ke-udara, namun juga bom presisi, serta rudal udara-ke-darat, dan udara-ke-permukaan. (Global Times)