NEW DELHI, Bharata Online - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, pada hari Senin bertemu dengan Qadir Nizamipour, wakil sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, di New Delhi, India.

Dalam pertemuan tersebut, Wang, yang juga anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan direktur Kantor Komisi Pusat untuk Urusan Luar Negeri, mengatakan bahwa Tiongkok menyambut baik dimulainya konsultasi lanjutan dengan bantuan Pakistan dan Qatar, antara Iran dan Amerika Serikat, berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua negara, serta konsensus yang dicapai tentang mekanisme untuk fase negosiasi selanjutnya.

Wang mengatakan, ketentuan inti dari MoU 14 poin diperoleh dengan susah payah. 

Menurut Wang, pemeliharaan dan implementasi MoU, secara efektif akan membantu mengkonsolidasikan situasi gencatan senjata yang diperoleh dengan susah payah, membuka prospek baru untuk hubungan Iran-AS, dan membantu membawa perdamaian kembali ke kawasan Timur Tengah.

Wang mencatat bahwa Tiongkok, sebagai mitra strategis komprehensif  Iran, selalu mempertahankan posisi yang adil dan mendukung semua upaya yang kondusif bagi perdamaian, mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan martabat nasionalnya, serta mendukung Iran dalam meningkatkan hubungan dengan negara-negara Teluk dan negara-negara regional.

Sementara itu, Nizamipour menjelaskan situasi terkini di Timur Tengah, dan negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat. Ia menyatakan harapan bahwa Tiongkok dapat terus memainkan peran penting dalam memfasilitasi implementasi efektif MoU tahap pertama, antara Iran dan Amerika Serikat.

Nizamipour mengatakan, Iran selalu memberikan perhatian besar pada hubungannya dengan Tiongkok, teguh berpegang pada prinsip satu Tiongkok, dan akan lebih meningkatkan pertukaran di semua tingkatan, memperkuat dukungan timbal balik, memanfaatkan potensi kerja sama, dan meningkatkan kolaborasi dalam kerangka kerja multilateral seperti BRICS, untuk bersama-sama mengatasi tantangan bersama. (Sumber: Global Times)