ABU DHABI, Radio Bharata Online - Proyek demonstrasi tenaga angin pertama Uni Emirat Arab (UEA) yang dikontrak dan dibangun oleh sebuah perusahaan China, Power Construction Corporation of China (PowerChina), mulai berproduksi di ibu kota UEA, Abu Dhabi, pada hari Sabtu(07/10). Pembangkit listrik ini terdiri dari empat ladang angin, proyek ini memiliki total kapasitas terpasang sebesar 117,5 megawatt.
Sultan Al Jaber, presiden yang ditunjuk pada sesi ke-28 Konferensi Para Pihak (COP28) untuk Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim, mengatakan bahwa proyek tersebut menunjukkan komitmen UEA untuk memperluas investasi energi bersih.
Seperti diketahui, COP28 akan diadakan di Dubai mulai 30 November hingga 12 Desember tahun ini.UEA sebelumnya mengumumkan pencapaian emisi nol-bersih pada tahun 2050.
Tahun lalu, pemerintah menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 31 persen pada tahun 2030, yang membutuhkan investasi sekitar $163 miliar untuk energi bersih dan energi terbarukan, menurut data dari Dana Moneter Internasional. [CGTN]