PRAHA, Radio Bharata Online - Penerbangan langsung antara ibu kota Tiongkok dan Republik Ceko, secara resmi dilanjutkan, dengan kedatangan pesawat Hainan Airlines di Bandara Praha pada Senin dini hari, setelah menempuh penerbangan 10 jam.
Pada upacara yang diadakan di bandara Praha, diketahui bahwa tahun ini menandai peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara.
Duta Besar Tiongkok untuk Republik Ceko, Feng Biao menyatakan harapan, bahwa layanan penerbangan yang diperbarui akan mendorong pertukaran dan interaksi antar masyarakat kedua negara, serta revitalisasi kerja sama pariwisata bilateral.
Sementara itu CEO Bandara Praha, Jiri Pos, mengatakan, pihaknya percaya terhadap potensi pasar di kedua arah. Dikatakan, bersama dengan Hainan Airlines, Bandara Praha turut membangun jembatan. Sektor pariwisata Ceko sangat menantikan gelombang baru wisatawan Tiongkok yang datang ke Republik Ceko.
Wen Rui'an, seorang pelajar Tiongkok yang bersiap untuk menaiki penerbangan pulang ke Beijing pada Senin sore, mengatakan bahwa dia telah lama menantikan dimulainya kembali penerbangan langsung. Menurutnya penerbangan pulang lebih cepat, hanya memakan waktu sembilan jam untuk mencapai Beijing.
Wen juga mengenal beberapa warga Ceko yang memulai bisnis, atau terlibat dalam perdagangan di Tiongkok. Dimulainya kembali penerbangan langsung juga akan memberikan kemudahan bagi perjalanan mereka di masa depan.
Hainan Airlines, kini menawarkan tiga penerbangan dalam seminggu antara Beijing dan Praha, yakni pada hari Senin, Rabu, dan Jumat.
Menurut pejabat dari HNA Aviation Group, dengan keberhasilan dimulainya kembali rute ini, Hainan Airlines kini memiliki 11 tujuan di Eropa, dengan rute yang mencakup Eropa Barat, Eropa Selatan, serta Eropa Tengah dan Timur. (Xinhua)