HEFEI, Radio Bharata Online - Sekelompok ilmuwan asal Tongkok berhasil mengembangkan robot ahli kimia, yang mampu membuat oksigen menggunakan batuan. Penemuan ini sekaligus membawa manusia selangkah lebih dekat, untuk mewujudkan mimpi tinggal di planet Mars.

Robot itu dirancang khusus untuk menganalisis mineral yang ditemukan di meteorit Mars, menghasilkan bahan kimia yang dibutuhkan untuk membuat oksigen, dan melakukan eksperimen tanpa campur tangan manusia.

Untuk diketahui, mengirim pasokan oksigen, ke Mars sangatlah mahal sehingga kemampuan untuk membuatnya di planet tersebut, dapat mengatasi hambatan besar dalam membangun peradaban baru di Mars pada masa depan.

Pemimpin studi, Jun Jiang di Universitas Sains dan Teknologi Tiongkok di Hefei, sebagaimana dikutip dari Business Insider, pada hari Kamis (16/11) mengatakan, pihaknya telah mengembangkan sistem robotik cerdas yang memiliki otak kimia.

Dalam menguji kemampuannya, para ilmuwan Tiongkok semula menugaskan robot untuk membuat oksigen dari air. Namun ternyata robot hanya dapat menggunakan tanah Mars untuk mewujudkannya.

Robot menganalisis komposisi meteorit Mars menggunakan laser ber-intensitas tinggi, dan menganalisa lebih dari 3,7 juta formula, untuk mengetahui kombinasi elemen mana yang akan berfungsi sebagai katalis untuk menghasilkan oksigen.

Kemudian menguji lebih dari 200 katalis untuk menemukan katalis yang terbaik.

Tanpa bantuan robot ini, para ilmuwan mengatakan bahwa penelitian ini membutuhkan waktu sekitar 2.000 tahun bagi manusia.

Setelah katalis ditemukan, Robot yang dibekali teknologi AI ini melakukan eksperimen pada meteorit Mars di laboratorium, menggunakan lengan robot untuk menguji apakah teorinya benar. Hanya dalam waktu dua bulan, mereka mampu menciptakan katalis kimia untuk menciptakan oksigen.

Jiang optimis, di masa depan manusia bisa membangun pabrik oksigen di Mars dengan bantuan Robot ahli kimia AI. (SCMP)