Montenegro, Bharata Online - Jovana Todorovic, Juru Bicara Partai Rakyat Demokratik Montenegro, memuji hubungan kuat negaranya dengan Tiongkok dan mengharapkan kerja sama yang lebih dalam, terutama di sektor infrastruktur.

Tahun ini menandai peringatan 20 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara. Pada hari Senin (6/7), Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan Presiden Montenegro, Jakov Milatovic, saling bertukar ucapan selamat atas kesempatan tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN), Todorovic memuji kerja sama infrastruktur antara kedua negara karena memperkuat persahabatan dan membawa manfaat bagi Montenegro.

"Dua puluh tahun setelah terjalinnya hubungan diplomatik, saya dapat mengatakan bahwa hubungan antara Montenegro dan Republik Rakyat Tiongkok lebih kuat dari sebelumnya. Selama dua dekade terakhir, kedua negara kita telah bekerja sama dalam banyak proyek penting, terutama di bidang infrastruktur dan pembangunan. Kerja sama ini telah memperkuat persahabatan antara negara kita. Proyek terpenting adalah pembangunan bagian pertama jalan tol, salah satu proyek infrastruktur terbesar dalam sejarah Montenegro. Ini adalah investasi penting untuk masa depan negara," ujarTodorovic.

"Saya juga ingin menyoroti rekonstruksi Jembatan Tara Đurđevića (Jembatan Sungai Tara), yang diselesaikan dengan sumbangan dari Republik Rakyat Tiongkok, dan saya ingin [mengatakan bahwa kami] berterima kasih kepada negara Anda atas hal itu. Jembatan ini bukan hanya landmark penting dan objek wisata, tetapi juga simbol hubungan dan kerja sama yang baik antara kedua negara kita. Dan saya percaya bahwa Montenegro dan Tiongkok akan terus membangun hubungan yang kuat berdasarkan rasa saling menghormati dan kerja sama untuk kepentingan kedua negara kita,” katanya.

Jembatan Sungai Tara, yang dikerjakan oleh Shandong Hi-speed Group dari Tiongkok, diharapkan selesai tahun ini.