Chengdu, Bharata Online - Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan di barat daya Tiongkok, mengalami peningkatan signifikan jumlah wisatawan domestik dan internasional selama liburan Hari Buruh lima hari, yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 5 Mei 2026.

Untuk meningkatkan pengalaman pengunjung, pemerintah setempat telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan, termasuk pertunjukan budaya tradisional Tiongkok, pasar warisan budaya tak benda, dan pengalaman realitas virtual (VR). Inisiatif ini memungkinkan wisatawan untuk mengapresiasi kekayaan sejarah dan vitalitas perkotaan kota, serta mencicipi makanan khas lokal di tempat-tempat populer seperti Kawasan Biara Wenshu.

"Saya selalu ingin mengunjungi Kawasan Biara Wenshu di Chengdu. Di sini, saya menonton pertunjukan opera Sichuan yang menampilkan perubahan wajah dan mencoba makanan ringan lokal seperti San Da Pao (bola-bola nasi ketan manis) dan Liang Fen (mie jeli)," ujar Wu Ping, Wisatawan Domestik.

Sepanjang liburan, pertunjukan budaya tradisional Tiongkok dan parade Hanfu juga telah diadakan di kawasan tersebut, menarik banyak pengunjung.

"Hari ini ada sekitar 30 orang dari kami, semuanya penggemar Hanfu. Kami bisa menonton pertunjukan tari dan ikut parade," kata Zhou Bin, seorang turis yang mengenakan pakaian tradisional Tiongkok.

Bagi beberapa pengunjung internasional, seperti Assely dari Kazakhstan, sejarah Chengdu adalah daya tarik utama.

"Ini lebih tentang minat sejarah. Karena saya tahu sejarahnya sangat panjang. Ini sejarah yang sangat menarik di Tiongkok," katanya.

Jalan Citang yang berusia seabad juga ramai dengan berbagai aktivitas selama liburan, termasuk pengalaman VR yang mengintegrasikan budaya panda raksasa dengan Tai Chi seni bela diri tradisional Tiongkok. Program ini telah menjadi sorotan utama perayaan.

"Kami datang ke sini untuk melihat Tiongkok. Ini pertama kalinya kami di sini. Kami baru tiba di Chengdu sekitar satu jam yang lalu. Kami bisa melihat lebih banyak teknologi, lebih banyak turis Barat," ujar Nikolas Barwicki, Turis dari Polandia.