Guangzhou, Radio Bharata Online - Tiongkok sedang dalam posisi yang kuat untuk terus menjadi pemimpin global dalam pasar Kendaraan Energi Baru (New Energy Vehicle/NEV), dengan lebih banyak terobosan dalam pengembangan baterai pengisian cepat yang membawa kenyamanan lebih besar bagi konsumen.

Menurut Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok, produksi dan penjualan NEV Tiongkok melampaui 30 juta kendaraan tahun lalu, sebuah rekor tertinggi. Tiongkok juga telah mengekspor lebih dari 1,2 juta kendaraan energi baru, meningkat 77,6 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, paten teknologi baterai listrik Tiongkok saat ini mencapai 74 persen dari total paten dunia karena perusahaan-perusahaan top Tiongkok terus berinovasi di sektor tersebut.

Didirikan hampir tiga tahun yang lalu di Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, perusahaan Greater Bay Technology yang mengembangkan sistem energi pengisian daya dan baterai ultra-cepat telah menjadi pelopor dalam industri baterai NEV, mencetak rekor dunia untuk teknologi pengisian daya kendaraan listrik tercepat.

Baterai khusus yang dikembangkan oleh perusahaan itu memungkinkan jarak tempuh lebih dari 200 kilometer untuk penggunaan di pinggiran kota hanya dalam waktu lima menit pengisian daya.

Kesibukan untuk membuat terobosan didukung oleh tren pasar dan kenyataan bahwa kendaraan bertenaga listrik akan mendominasi jalan raya di tahun-tahun mendatang. Perusahaan itu tetap berada di depan kurva karena mereka tahu bahwa peluang ini adalah peluang yang tidak boleh dilewatkan.

"Kenyamanan pengisian daya saat ini merupakan titik kesulitan terbesar bagi konsumen. Perkembangan kendaraan energi baru memang sangat pesat, dan sangat cepat di Tiongkok. Tingkat penetrasi kendaraan energi baru di Tiongkok mencapai 31,6 persen pada tahun 2023, sangat tinggi. Ini berarti bahwa kendaraan energi baru akan secara komprehensif menggantikan kendaraan bahan bakar, yang merupakan tren yang berlaku," kata Pei Feng, CEO Greater Bay Technology.

Pengembangan NEV di Tiongkok telah dimulai sejak 20 tahun yang lalu, dengan kebijakan yang mulai diberlakukan sekitar tahun 2009 dan kehadirannya di dunia sudah mulai terasa pada tahun 2016.

Perusahaan tersebut melihat pertumbuhan dan perkembangan Tiongkok dalam industri ini sebagai bagian yang tepat untuk disatukan.

"Seluruh proses ini mulai dari penelitian, produksi, pasokan, hingga pemasaran, termasuk membangun ekosistem ini bersama dengan kebijakan yang mendukung - semuanya merupakan proyek sistemik. Semua pemain telah membentuk kekuatan bersama di semua aspek, dan itulah mengapa rantai industri NEV di Tiongkok menjadi kompetitif secara global," tambah Pei.

Semua tanda menunjukkan bahwa produsen NEV dan industri pelengkap di Tiongkok telah siap dan siap untuk membuka jalan bagi masa depan yang lebih hijau, lebih cerdas, dan lebih efisien.