JAKARTA, Radio Bharata Online  - Israel dan Palestina saling menyalahkan atas pemboman rumah sakit Al-Ahli di Gaza. Israel sempat menuding bahwa Hamas merupakan dalang dari pengeboman di RS Baptis al-Ahli di Gaza, pada Selasa 17 Oktober.

Kini terungkap, bahwa jenis bom yang menargetkan rumah sakit tersebut merupakan jenis MK-84 buatan Amerika. Untuk menjatuhkan bom tersebut harus menggunakan pesawat, yang tidak dimiliki oleh Hamas.

Bom cerdas jenis ini dilengkapi dengan perangkat yang disebut Joint Direct Attack Munition (JDAM), yang membuat bom tersebut memiliki kemampuan untuk mencapai target, dengan sangat presisi.  Jenis bom dengan JDAM ini merupakan amunisi berbiaya rendah, dan tersedia dalam jumlah yang besar. Namun untuk menjatuhkan bom ini harus menggunakan sebuah pesawat, yang Hamas tidak memilikinya. Hingga saat ini, baik Hamas maupun Isarel pun masih saling menyalahkan atas serangan bom di RS Gaza. Faktanya bom tersebut sempat dipamerkan oleh Israel sebelum digunakan oleh mereka untuk membalas serangan Hamas.

Rumah sakit Al Ahli Arab, didirikan pada tahun 1882 dan dijalankan oleh gereja Anglikan. Rumah Sakit Al Ahli Arab di situs webnya digambarkan sebagai "surga yang damai, di salah satu tempat paling bergejolak di dunia".

Rumah sakit ini menawarkan 80 tempat tidur dengan layanan gratis untuk mendeteksi kanker payudara, pusat untuk wanita lanjut usia, dan klinik keliling yang menawarkan layanan gratis ke kota-kota sekitarnya.

Meskipun jumlah tempat tidurnya terbatas, rumah sakit Al Ahli Arab dan rumah sakit lainnya di Gaza, telah dipenuhi dengan korban jiwa yang melebihi kapasitas, sejak dimulainya serangan udara Israel, yang dilancarkan sebagai balasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober. (Reuters)