Beijing, Bharata Online - Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional atau National Development and Reform Commission (NDRC) mengatakan pada hari Senin (9/3) bahwa Tiongkok akan menaikkan harga eceran bensin dan solar mulai Selasa (10/3), menyusul kenaikan tajam harga minyak internasional.

Menurut pernyataan yang dirilis oleh NDRC, harga bensin dan solar akan naik masing-masing sebesar 695 yuan (sekitar 1,7 juta rupiah) dan 670 yuan (sekitar 1,6 juta rupiah) per ton.

Pusat pemantauan harga NDRC mengatakan bahwa perkembangan di Timur Tengah akan menjadi faktor kunci yang memengaruhi tren harga minyak global di masa mendatang.

Tiga perusahaan minyak terbesar Tiongkok -- China National Petroleum Corporation, China Petrochemical Corporation, dan China National Offshore Oil Corporation -- dan kilang-kilang lainnya telah diarahkan untuk mempertahankan produksi dan memfasilitasi transportasi untuk memastikan pasokan yang stabil.

NDRC mengatakan, departemen terkait di berbagai wilayah harus meningkatkan pengawasan dan inspeksi pasar mereka. Mereka harus menerapkan langkah-langkah ketat untuk menindak kegiatan yang melanggar kebijakan penetapan harga nasional untuk memastikan ketertiban pasar.