BEIJING, Radio Bharata Online - Ilmuwan Tiongkok belum lama ini telah mengembangkan robot renang lunak kecil, bebas baterai, nirkabel, dan digerakkan oleh listrik yang dapat mendeteksi kontaminan dan patogen di ruang terbatas.

Perangkat berbentuk panah tersebut dapat merasakan suhu, serta mendeteksi dan menghitung partikel virus klorida, amonium, dan SARS-CoV-2 dalam air yang melewati pipa sempit yang sulit dijangkau. Secara bersamaan, pengukuran in-situ dapat ditransmisikan, melalui komunikasi jarak dekat, ke ponsel cerdas terdekat untukdapat dibaca datanya.

Studi yang diterbitkan pada hari Kamis(11/01) di jurnal Science Advances menggambarkan sistem elektronik bergerak miniatur yang ditenagai oleh sinyal frekuensi radio eksternal.
 

A screenshot of the study published in the journal Science Advances.

Tangkapan layar dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances.

Para peneliti dari City University of Hong Kong, Dalian University of Technology, dan Beihang University memasang magnet dan kumparan pada ekor fleksibel yang berosilasi saat antena menerima frekuensi elektromagnetik, memungkinkan perangkat dapat mengepak ke atas dan ke bawah untuk mendorong dirinya sendiri ke depan, seperti lumba-lumba.

Tim juga memasukkan elektroda khusus untuk mendeteksi ion klorida dan amonium dalam air dengan tingkat akurasi yang tinggi dan menambahkan lapisan graphene yang dimodifikasi antibodi ke elektroda lain untuk menangkap partikel virus SARS-CoV-2.

Yu Xinge dari City University of Hong Kong, yang juga penulis korespondensi makalah tersebut mengatakan, "Sistem pintar nirkabel ini menunjukkan potensi luas untuk eksplorasi ruang terbatas, mulai dari deteksi patogen hingga penyelidikan polusi,"  [CGTN]