Guangzhou, Bharata Online - Inovasi desain menghadirkan peningkatan signifikan pada barang konsumsi tradisional dalam gelaran tahap ketiga China Import and Export Fair (Canton Fair) ke-140 yang tengah berlangsung. Di ajang ini, para produsen tekstil, mainan, dan perlengkapan perjalanan memamerkan produk-produk cerdas baru kepada pembeli global di Guangzhou.
Para peserta pameran tahun ini memadukan kerajinan warisan budaya dengan teknologi cerdas ke dalam produk sehari-hari. Langkah itu merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendorong sektor ekspor Tiongkok agar tidak lagi sekadar mengandalkan manufaktur berbiaya rendah, melainkan beralih ke desain orisinal bernilai tinggi, sebuah pergeseran dari "Made in China" (Dibuat di Tiongkok) menjadi "Created in China" (Diciptakan di Tiongkok).
Berlangsung dari hari Sabtu (31/10) hingga Rabu (4/11), pameran tahap ketiga ini mencakup area seluas 515.000 meter persegi, dengan 25.000 stan yang tersebar di 21 zona pameran. Zona-zona tersebut mencakup lima kategori utama, mulai dari mainan dan produk bayi hingga fesyen, tekstil rumah tangga, alat tulis, serta produk kesehatan dan rekreasi.
Tahap ini menghadirkan lebih dari 12.000 perusahaan, dengan inovasi sebagai benang merah utamanya. Sekitar 190 acara peluncuran produk baru dijadwalkan selama lima hari pameran, dengan jumlah produk baru yang diperkenalkan meningkat sebesar 15 persen.
Banyak peserta pameran yang menggali inspirasi dari budaya tradisional, dengan mengintegrasikan kerajinan warisan budaya takbenda serta pola-pola historis ke dalam barang konsumsi modern.
Ada pula peserta yang berfokus pada penerapan praktis dan berupaya menciptakan terobosan dalam fitur-fitur fungsional. Salah satu koper yang dipamerkan dapat dibuka menjadi lemari pakaian mini yang dilengkapi fitur pengering pakaian. Desain inovatif ini menarik perhatian banyak pembeli.
"Ini adalah produk yang benar-benar baru. Menurut saya, ini brilian. Sebagai seorang ibu, fitur pengering pakaian saat bepergian ini sangat luar biasa," ujar Elsie Hinton, seorang pembeli asal Selandia Baru.
Banyak produk lain di lokasi pameran dirancang dengan memperhatikan kebutuhan spesifik dari kelompok pengguna yang berbeda, hingga ke detail terkecil. Salah satu contohnya adalah tas punggung sekolah ergonomis untuk remaja, yang dirancang untuk mendistribusikan beban buku ke seluruh bagian tubuh, meliputi bahu, dada, pinggul, dan kaki.
Tas tersebut menempel pas di punggung dan mencegah beban menarik tubuh ke bawah, sehingga membantu mengurangi ketegangan serta melindungi tulang belakang.
Produk lainnya adalah rompi pendingin, yang dirancang khusus bagi mereka yang bekerja di lingkungan bersuhu panas. Pakaian ini mengintegrasikan teknologi pendingin semikonduktor, yang dilengkapi dengan modul pendingin dan kipas di bagian bawah. Keduanya bekerja sama untuk menurunkan suhu tubuh serta mengeluarkan panas dan kelembapan. Tersedia pula unit kendali dan saku untuk menyimpan bank daya (power bank), sehingga pengguna dapat mengatur pasokan dayanya.
Rompi tersebut cocok digunakan untuk pekerjaan di cuaca panas, seperti di bidang sanitasi, logistik, atau inspeksi luar ruangan, serta dapat dikenakan untuk aktivitas sehari-hari di luar ruangan agar pengguna tetap merasa sejuk meski suhu udara tinggi.
"Setiap kali datang, saya melihat sesuatu yang berbeda. Saya menemukan pemasok yang berbeda, ide-ide baru, serta produk yang lebih modern, lebih khusus, dan lebih canggih," ujar Jorge Pacheco, seorang pembeli asal Portugal.
Para pemenang Canton Fair Design Award (CF Award) 2026 juga diumumkan selama pameran berlangsung, dengan 222 produk dari 174 perusahaan berhasil meraih penghargaan.
Dari seluruh pemenang, 32 persen di antaranya merupakan produk pintar (smart products) dan 44 persen merupakan produk ramah lingkungan (green products). Produk-produk yang menang mencakup kacamata berbasis kecerdasan buatan (AI), perangkat kesehatan pintar, komponen penghemat energi fotovoltaik, hingga material ramah lingkungan berbasis hayati, yang dirancang untuk kebutuhan di rumah, kantor, luar ruangan, dan berbagai lingkungan lainnya. Hal ini menunjukkan kemajuan berkelanjutan dari para peserta pameran dalam penelitian dan pengembangan teknologi pintar serta penerapan teknik rendah karbon.
"Untuk menyoroti desain inovatif dari berbagai perusahaan, kami telah menyiapkan area pameran khusus bagi produk-produk pemenang, yang menampilkan hampir 300 jenis barang. Kami sedang membangun model promosi perdagangan baru—mulai dari memamerkan hasil inovasi hingga mempertemukan pemasok dengan pembeli—guna membantu desain inovatif menjangkau pasar global dan mengubah keunggulan inovasi tersebut menjadi pesanan ekspor," kata Cai Jie, Staf Divisi Konferensi dan Forum di China Foreign Trade Centre.
Acara ini diselenggarakan dalam tiga tahap, mulai dari 15 Oktober hingga 4 November 2026 di Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan. Selama 70 tahun terakhir, ajang ini telah berkembang menjadi pameran perdagangan internasional terbesar dan tertua di Tiongkok. Dengan cakupan produk yang paling luas, jumlah pembeli terbanyak, serta volume transaksi tertinggi, pameran ini tetap menjadi tolok ukur utama bagi perdagangan luar negeri Tiongkok, yang menarik minat pembeli dari seluruh dunia setiap musim semi dan musim gugur.