Dar es Salaam, Bharata Online - Tanzania mengirimkan lebih dari 30 perusahaan dan lembaga pemerintah ke ajang China International Import Expo (CIIE) kesembilan, yang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 10 November 2026 di Shanghai. Langkah ini merupakan upaya Tanzania untuk meningkatkan ekspor dan memperluas akses ke pasar Tiongkok.
Delegasi tersebut diperkenalkan dalam sebuah acara pelepasan yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Tiongkok di Tanzania, bertempat di Dar es Salaam pada hari Sabtu (31/10). Acara ini dihadiri oleh lebih dari seratus orang dari berbagai sektor di Tanzania. Beberapa peserta pameran turut menampilkan produk mereka, antara lain kopi, teh, dan madu.
Duta Besar Tiongkok untuk Tanzania, Chen Mingjian, menyatakan bahwa sejak 1 Mei tahun ini, Tiongkok telah menerapkan kebijakan bebas bea masuk (nol tarif) bagi 53 negara Afrika. Kebijakan itu merupakan pengaturan bebas bea masuk menyeluruh pertama bagi Afrika di antara negara-negara ekonomi utama dunia, tanpa batasan kuota maupun persyaratan politik apa pun. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan kuat bagi kerja sama di antara negara-negara Global Selatan.
Jonathan Nkwabi, Direktur Promosi Perdagangan di Otoritas Pengembangan Perdagangan Tanzania (TanTrade), turut berbicara dalam acara tersebut dan menyampaikan keyakinannya bahwa CIIE merupakan platform krusial bagi para eksportir Tanzania.
"Kami percaya inisiatif ini, ditambah dengan platform seperti CIIE, memberikan peluang penting untuk memperluas ekspor Tanzania serta memperkuat kerja sama komersial antara kedua negara kita," ujar Nkwabi.
Para peserta pameran pun menunjukkan antusiasme serupa; mereka memandang CIIE sebagai pintu gerbang vital menuju pasar global. Banyak di antara mereka membawa produk pertanian unggulan dengan harapan dapat terhubung dengan pembeli internasional dan memperluas jangkauan komersial mereka.
"Kali ini kami membawa alpukat, serta kopi, baik kopi hijau maupun biji kakao. Kami tahu bahwa CIIE adalah ajang berskala global yang sangat besar, jadi kami yakin ini adalah tempat yang tepat untuk menjalin hubungan dengan banyak pelaku bisnis," ungkap salah satu peserta pameran.
"Ini adalah kesempatan yang sangat baik karena merupakan acara berskala besar. Ajang ini mempertemukan berbagai pihak dari berbagai negara. Mereka datang ke Tiongkok, dan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memamerkan produk-produk unggulan Tanzania kepada Tiongkok dan dunia internasional," kata peserta pameran lainnya.
Sebanyak 162 negara, wilayah, dan organisasi internasional akan berpartisipasi dalam CIIE tahun ini, dengan 4.142 perusahaan luar negeri turut serta sebagai peserta pameran. Total luas area pameran bagi perusahaan-perusahaan tersebut akan melebihi 370.000 meter persegi.
Diluncurkan pada tahun 2018 sebagai pameran tingkat nasional pertama di dunia yang dikhususkan untuk impor, CIIE dirancang untuk memperluas keterbukaan Tiongkok serta mengubah pasar Tiongkok yang luas menjadi peluang bersama bagi dunia.