Beijing, Radio Bharata Online - Perkembangan hubungan yang sehat dan stabil antara Tiongkok dan Republik Korea atau Republic of Korea (ROK) merupakan kepentingan bersama kedua belah pihak, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, dalam jumpa pers di Beijing pada hari Senin (16/12).

Parlemen Korea Selatan pada hari Sabtu (14/12) mengesahkan mosi pemakzulan kedua terhadap Presiden Yoon Suk-yeol atas deklarasi darurat militernya, setelah mosi pertama dibatalkan seminggu sebelumnya.

Dalam jumpa pers rutin, Lin mengatakan bahwa kebijakan Tiongkok terhadap ROK konsisten dan stabil.

"Kami telah memperhatikan perkembangan terkini dalam situasi politik di ROK. Ini adalah urusan dalam negeri ROK. Kami tidak memiliki komentar apa pun mengenai hal itu. ROK adalah tetangga penting dan mitra kerja sama yang bersahabat bagi Tiongkok. Mempromosikan perkembangan hubungan Tiongkok-ROK yang sehat dan stabil merupakan kepentingan bersama kedua belah pihak. Kebijakan Tiongkok terhadap ROK telah konsisten dan stabil. Kami berharap ROK dan Tiongkok dapat bekerja sama untuk memperdalam kerja sama yang bersahabat dan kemitraan kerja sama strategis. Menjaga perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea, yang merupakan kepentingan bersama semua pihak terkait, memerlukan upaya proaktif dari semua pihak yang terlibat," jelas Lin.