Beijing, Radio Bharata Online - Unit penjaga perdamaian Tiongkok di Lebanon aman, dan berbagai langkah akan diambil untuk memperkuat perlindungan keamanan mereka, demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok pada hari Selasa (15/10).
Wu Qian, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok, menyampaikan pernyataan tersebut pada konferensi pers di Beijing saat diminta mengomentari serangan terbaru Pasukan Pertahanan Israel terhadap Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
"Tiongkok sangat prihatin dan mengutuk keras serangan militer Israel terhadap UNIFIL yang tengah melaksanakan misi penjaga perdamaiannya berdasarkan mandat resolusi Dewan Keamanan PBB. Tiongkok dengan tegas menentang segala serangan terhadap personel penjaga perdamaian PBB. Kami menuntut penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut dan meminta pertanggungjawaban dari mereka yang bertanggung jawab. Kami mendesak pihak-pihak terkait untuk mengambil tindakan nyata guna mencegah insiden seperti itu terulang kembali. Pihak-pihak yang terlibat dalam konflik harus memastikan keselamatan personel dan aset UNIFIL," katanya.
"Unit penjaga perdamaian Tiongkok di Lebanon saat ini aman. Tiongkok memantau situasi keamanan setempat dengan saksama dan berbagai langkah akan diambil untuk lebih memperkuat kemampuan dalam perlindungan keamanan," imbuh Wu.