New York, Radio Bharata Online - Wakil Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB, Geng Shuang, pada hari Kamis (13/6) menyerukan kepada angkatan bersenjata Houthi di Yaman untuk segera membebaskan personil PBB yang ditahan tanpa syarat.

Berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang situasi di Yaman, Geng mengulangi seruannya agar angkatan bersenjata Houthi menghormati hak-hak kapal komersial dari semua negara untuk bernavigasi di perairan Laut Merah sesuai dengan hukum internasional. Dia mendesak diakhirinya tindakan pelecehan dan pemeliharaan keamanan di jalur pelayaran Laut Merah.

Geng juga meminta pihak-pihak terkait untuk menahan diri dan menghentikan tindakan yang meningkatkan ketegangan.

"Kami mendukung masyarakat internasional untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Yaman dan membantu meringankan situasi kemanusiaan di sana. Kami berharap para donor akan memenuhi komitmen mereka sesegera mungkin. Semua pihak harus mendukung upaya pemerintah Yaman untuk mengembangkan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Tiongkok mendukung pernyataan Sekretaris Jenderal yang menyatakan keprihatinan mendalam atas penahanan personel PBB di Yaman baru-baru ini dan menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat bagi semua personel PBB," kata Geng.

Dalam pertemuan tersebut, Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, melaporkan bahwa sebanyak 13 anggota staf PBB dan lima pegawai lembaga swadaya masyarakat internasional ditahan oleh pasukan bersenjata Houthi pekan lalu.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, telah mendesak angkatan bersenjata Houthi untuk menghormati hukum internasional dan segera membebaskan semua personil PBB dan organisasi non-pemerintah, serta menahan diri untuk tidak menahan warga sipil secara sewenang-wenang.