Shanghai, Radio Bharata Online - Gagasan tentang robot yang berintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari mungkin pernah berada di ranah fiksi ilmiah. Tapi, di tengah-tengah ledakan pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), industri robot layanan atau servis Tiongkok terus berkembang pesat karena perusahaan-perusahaan Tiongkok membuat langkah besar dalam inovasi.
Robot menjadi sorotan utama dalam Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia atau World Artificial Intelligence Conference (WAIC) yang berakhir pada awal bulan ini di Shanghai. Para pengunjung yang mengagumi berbagai macam tugas yang dapat dilakukan oleh robot-robot ini.
Raksasa teknologi AS, Tesla, memamerkan robot humanoid "Optimus" dalam sebuah pameran di konferensi tersebut. Robot setinggi 1,8 meter ini memiliki berat sekitar 57 kilogram dan didukung oleh jaringan saraf yang menggunakan visi komputer untuk melihat lingkungan sekitarnya. Meskipun terlihat ramping, robot yang sangat kuat ini mampu mengangkat grand piano konser seberat setengah ton.
Beberapa anjing robot juga ditampilkan di pameran ini, membuat para pengunjung terkesan dengan berbagai trik mereka. Anjing robot yang berukuran lebih kecil dapat berguling-guling, menari dan berlari dengan kecepatan yang mengejutkan hingga 4,7 meter per detik. Sementara itu, anjing robot yang berukuran lebih besar dapat digunakan untuk bekerja karena dapat membawa beban seberat 100 kilogram dan beroperasi di berbagai medan yang kompleks.
Robot berkaki empat dengan sistem persepsi tingkat tinggi ini telah diaplikasikan di berbagai industri termasuk di bidang pertanian, dengan harga terendah mulai dari sekitar 10.000 yuan (sekitar 21 juta rupiah) hingga kreasi yang lebih canggih yang bernilai beberapa ratus ribu yuan.
Para pengembang telah memuji berbagai fungsi yang dapat ditawarkan oleh robot ini, bahkan memuji peran mereka yang berpotensi menyelamatkan nyawa.
"Misalnya, jika sebuah gedung bertingkat atau hutan terbakar, pertama-tama kita bisa mengirimkan robot berkaki empat untuk memeriksa apakah ada sesuatu yang mudah meledak atau akan runtuh, apakah ada gas beracun, atau apakah ada orang yang perlu diselamatkan. Selain itu, robot ini juga bisa digunakan dalam patroli jaringan listrik, dan patroli fasilitas penyimpanan bahan kimia," ujar Jiang Yanfeng, Wakil Manajer Umum sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Hangzhou, sebuah kota di Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, yang dikenal sebagai pusat teknologi.
Dengan pengembangan AI dan komputasi awan yang terintegrasi, robot telah menjadi jauh lebih cerdas dan kini memiliki fleksibilitas sambungan mekanis yang meningkat sehingga jauh lebih layak secara fisik, yang berarti industri robot humanoid menjadi sorotan.
Seiring dengan meningkatnya kemampuan praktis robot, banyak robot yang kini bahkan dapat menyamai gerakan yang luwes dan bahkan rutinitas menari dari rekan-rekan manusia mereka.
Sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Shanghai bahkan telah mengembangkan robot yang memiliki ketangkasan untuk menampilkan opera Beijing, dengan peningkatan pada teknologi inti seperti pengontrol dan deselerator yang mendorong terobosan baru dalam sambungan fleksibel untuk robot, sehingga memberi mereka lebih banyak kebebasan bergerak.
"Pabrik otomatis dan tanpa awak tahap pertama kami yang telah digunakan di Shanghai dapat mencapai kapasitas untuk memproduksi satu juta aktuator sendi fleksibel per tahun. Lini produksi dapat memproduksi lebih dari sepuluh jenis aktuator sambungan fleksibel dari berbagai kategori, model, dan ukuran," kata Zhang Lei, Wakil Presiden perusahaan robot tersebut.
Perusahaan teknologi tinggi lainnya di Shanghai baru-baru ini merilis robot humanoid baru yang juga menampilkan fungsionalitas tingkat tinggi. Dengan tinggi 1,65 meter dan berat 55 kilogram, robot ini dapat membawa beban seberat 50 kilogram, dan mampu bergerak cepat, menghindari rintangan, dan berjalan menaiki dan menuruni lereng.
Penelitian dan pengembangan lebih lanjut sedang berlangsung untuk menyempurnakan kemampuannya dan membuatnya mampu menyelesaikan beragam tugas manusia.
"Robot ini dapat bersinar di bidang yang kita kenal, seperti perawatan medis, rehabilitasi, dan perawatan di hari tua. Kami percaya bahwa robot ini dapat digunakan dalam beberapa skenario berbahaya di masa depan, misalnya, operasi penyelamatan kebakaran, dan berpatroli di alam liar. Ini semua adalah skenario kerja untuk robot humanoid di masa depan," ujar Gu Jie, Presiden perusahaan teknologi tinggi.