Boao, Bharata Online - Kecerdasan buatan dan otomatisasi telah mempercepat transformasi manufaktur tradisional di Tiongkok, menciptakan peluang investasi yang sangat besar, menurut Jack Perry, Ketua 48 Group yang berbasis di London dan Ketua Eksekutif LEC Robotics.
Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN) di sela-sela Konferensi Tahunan Boao Forum for Asia atau Boao Forum for Asia (BFA) 2026 di Boao, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, Perry mengatakan investor harus memperhatikan dengan saksama kemampuan teknologi robotika yang semakin berkembang yang diterapkan di fasilitas produksi Tiongkok.
"Jika Anda melihat di mana otomatisasi dan AI digunakan, Anda akan melihatnya benar-benar digunakan di pabrik. Dua tahun lalu, saya akan pergi ke pabrik di Tiongkok dan tidak ada lampu yang menyala. Sebagian besar hanya robotika atau otomatisasi. Tetapi sekarang robotika mengambil kesempatan untuk melakukan berbagai hal dalam otomatisasi. Jadi, mampu memindahkan kain dari satu tempat ke tempat lain dengan truk forklift otonom, membersihkan lantai, seluruh ekosistem sedang berubah dan itu bukan hanya otomatisasi. Robotika berada di bawah payung otomatisasi," ujar Perry.
"Jika Anda menganalisis peluang investasi, teknologi adalah payung yang Anda pikirkan, tetapi teknologi sangat luas. Jadi Anda harus memikirkan bidang teknologi mana yang benar-benar memiliki peluang—tentu saja, AI. Fondasi yang Anda butuhkan dalam AI adalah data, keahlian, dan kemudian pelabelan data tersebut, lalu implementasi. Dan itu kemudian mengarah pada robotika. Jadi hal-hal yang menurut saya merupakan fokus lain—robotika dan evolusi AI," katanya.
Konferensi BFA tahun ini, yang berlangsung dari Selasa (24/3) hingga Jumat (27/3), bertema "Membentuk Masa Depan Bersama: Dinamika Baru, Peluang Baru, Kerja Sama Baru".
Didirikan pada tahun 2001, BFA adalah organisasi internasional non-pemerintah dan nirlaba yang berkomitmen untuk mempromosikan integrasi ekonomi regional dan mendekatkan negara-negara Asia pada tujuan pembangunan mereka.