Qinghai, Radio Bharata Online - Taman Tenaga Surya di gurun Gobi, Provinsi Qinghai, barat laut Tiongkok telah menghasilkan energi bersih yang cukup untuk memberi manfaat bagi daerah sekitar dan sekitarnya, yang sesuai dengan strategi Tiongkok dalam mengejar pembangunan hijau rendah karbon.
Proyek listrik tenaga panas matahari ini terletak di Kabupaten Gonghe, Prefektur Otonomi Tibet Hainan di Qinghai.
Taman tenaga surya itu memiliki lebih dari 30.000 heliostat berukuran 20 meter persegi yang disusun dalam formasi yang diperpanjang, menyerupai lautan biru yang tenang di tengah-tengah gurun Gobi yang luas. Mereka memanfaatkan energi yang diberikan oleh matahari.
Pembangkit listrik tenaga surya terkonsentrasi (concentrated solar power/CSP) berkapasitas 50 megawatt yang dibangun oleh Power Construction Corporation of China, yang juga dikenal sebagai PowerChina, merupakan salah satu proyek demonstrasi CSP pertama di negara tersebut.
Pembangkit ini memiliki jam penggunaan tahunan hingga 3.138 jam dan menghasilkan 156 juta kilowatt-jam listrik, menghemat sekitar 51.200 ton konsumsi batu bara per tahun, sehingga menghasilkan manfaat lingkungan yang luar biasa.
Terletak di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet, Qinghai kaya akan sumber daya energi bersih, seperti air, angin, dan tenaga surya, menjadikannya tempat yang ideal untuk pengembangan industri energi baru.