TURPAN, Bharata Online - Museum Turpan di Xinjiang telah mulai mendigitalisasi 2.000 peninggalan budaya dalam bentuk 3D, termasuk tembikar dan dokumen, menggunakan kamera beresolusi tinggi dan kecerdasan buatan (AI). 

Selama tiga bulan, 360 gambar dari setiap artefak akan diambil untuk membuat model presisi 0,15 mm, yang menangkap bentuk dan materialnya. Seorang peneliti museum mencatat bahwa proyek ini akan menyediakan platform digital untuk pendidikan. 

Dan sumber daya yang didigitalisasi akan memungkinkan tur virtual dan mendukung program budaya. 

Dengan lebih dari 20.000 peninggalan yang mencakup 35 kategori, Museum Turpan memainkan peran penting dalam menampilkan warisan budaya Tiongkok yang kaya. Inisiatif ini menandai langkah signifikan dalam mengintegrasikan teknologi dengan pelestarian budaya. [CGTN]