Beijing, Bharata Online – Bank sentral Tiongkok dan Chili baru saja memperbarui perjanjian pertukaran mata uang lokal bilateral mereka untuk lima tahun ke depan, demikian disampaikan oleh bank sentral Tiongkok, People's Bank of China (PBOC), dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Kamis.

Menurut bank sentral tersebut, kesepakatan pertukaran mata uang ini bernilai 50 miliar yuan (sekitar 7,5 miliar dolar AS) atau 6 triliun peso Chili.

PBOC menyatakan bahwa pembaruan perjanjian pertukaran mata uang lokal bilateral ini akan membantu memperdalam kerja sama moneter dan keuangan antara kedua negara, memfasilitasi perdagangan dan investasi bilateral, serta menjaga stabilitas pasar keuangan.