Canberra, Radio Bharata Online - Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, mengatakan pada hari Senin (17/6) bahwa perkembangan hubungan Tiongkok-Australia yang stabil dan berkelanjutan adalah yang terbaik bagi kepentingan fundamental kedua negara, dan kondusif bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran regional.
Li membuat pernyataan tersebut saat bertemu dengan Pemimpin Oposisi Australia Peter Dutton.
Perdana Menteri Tiongkok itu menyatakan bahwa Tiongkok siap untuk bekerja sama dengan berbagai sektor masyarakat Australia untuk lebih memperkuat dialog dan komunikasi, memperdalam rasa saling percaya politik, memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, dan menangani perbedaan dengan baik sehingga dapat mencapai perkembangan baru dan lebih besar dari kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-Australia dan memberikan lebih banyak manfaat bagi kedua negara.
Li mengatakan bahwa sejak pembentukan hubungan diplomatik antara kedua negara pada tahun 1972, hubungan Tiongkok-Australia telah lama berada di garis depan hubungan Tiongkok dengan negara-negara Barat karena kerja sama praktis yang bermanfaat telah membawa manfaat besar bagi rakyat kedua negara. Hal ini sepenuhnya menunjukkan bahwa perkembangan masing-masing negara Tiongkok dan Australia merupakan peluang penting bagi satu sama lain.
Li juga mengungkapkan harapannya agar semua lapisan masyarakat di Australia terus memandang perkembangan Tiongkok secara objektif, mendukung pendalaman kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara, dan berkontribusi pada perkembangan hubungan Tiongkok-Australia yang sehat dan stabil.
Menekankan bahwa pihak Tiongkok menganggap Australia sebagai kekuatan penting dalam proses multi-polarisasi dunia, Li mengatakan bahwa Tiongkok bersedia untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Australia di bidang multilateral, dan bekerja sama untuk menjaga multilateralisme, mengadvokasi perdagangan bebas, dan bersama-sama mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim.
Sementara itu, Dutton mencatat bahwa hubungan Australia-Tiongkok sangat penting. Ia mengatakan bahwa pihak oposisi senang melihat perkembangan dan kemakmuran Tiongkok dan menganggap Tiongkok sebagai mitra. Dia juga menyatakan harapannya bahwa hubungan antara Australia dan Tiongkok akan berkembang dengan baik.
Pihak oposisi bersedia untuk mempertahankan komunikasi dan pertukaran dengan pihak Tiongkok untuk terus memperdalam hubungan bilateral, tambahnya.