Beijing, Radio Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Selasa (17/10) bertemu dengan Presiden Serbia, Aleksandar Vucic, yang sedang berada di Beijing untuk menghadiri Forum Sabuk dan Jalan ketiga untuk Kerjasama Internasional.
Menyebut Serbia sebagai "teman setia" Tiongkok, Xi mengatakan bahwa hubungan bilateral telah bertahan dari perubahan lanskap internasional selama beberapa tahun terakhir dan menjadi contoh hubungan persahabatan antara Tiongkok dan negara-negara Eropa.
Xi mengatakan bahwa kedalaman, keluasan, kualitas dan efisiensi kerja sama praktis antara kedua negara terus meningkat. Ia juga mengenang pertemuannya dengan mitranya dari Serbia tahun lalu.
"Selama pertemuan kami pada bulan Februari tahun lalu, kami mencapai kesepakatan penting dalam meluncurkan penerbangan langsung antara Tiongkok dan Serbia dan menegosiasikan perjanjian perdagangan bebas. Sekarang saya senang melihat bahwa konsensus ini telah diimplementasikan, yang saya percaya akan menyuntikkan dorongan baru ke dalam pengembangan hubungan Tiongkok-Serbia di era baru," kata Xi.
Sementara itu, Vucic mengatakan bahwa ia telah memimpin delegasi pemerintah Serbia yang besar ke Tiongkok, termasuk hampir semua menteri, yang menunjukkan sikap Serbia terhadap Tiongkok, serta rasa hormat dan harapan negara tersebut terhadap Tiongkok.
Dia juga menyebutkan kunjungan Presiden Xi ke Pabrik Baja Smederevo, pabrik baja terbesar di Serbia.
"Kami tidak bisa melupakan kunjungan Anda ke Pabrik Baja Smederevo. Anda membawa HeSteel Group dari Provinsi Hebei, Tiongkok, untuk membantu Serbia melanjutkan pembangunan, dan mendukung Pabrik Baja Smederevo dalam melewati masa-masa sulit," ujar Vucic.
Presiden Serbia menekankan bahwa bantuan Tiongkok kepada Serbia dalam berbagai bentuk sangat penting bagi negara Eropa tersebut.