Herat, Radio Bharata Online - Penduduk desa di Provinsi Herat, Afghanistan barat, telah menerima bantuan dari Tiongkok, termasuk tenda, setelah tidur seadanya selama beberapa hari sebagai akibat dari beberapa gempa bumi dahsyat yang melanda Afghanistan sejak 7 Oktober 2023.
Provinsi ini telah mengalami gempa bumi yang merusak dalam beberapa dekade terakhir karena beberapa gempa bumi, beberapa di antaranya berkekuatan 6,3 SR, menyebabkan lebih dari 4.000 orang meninggal dunia.
Gempa-gempa tersebut menyebabkan ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal, memaksa mereka untuk bertahan hidup di tengah dinginnya angin dan badai debu.
Pemerintah Tiongkok telah menjanjikan bantuan kemanusiaan darurat kepada Afghanistan untuk membantu negara ini dalam menangani bencana gempa bumi.
Bantuan pertama berupa tenda dan tempat tidur gulung tiba di Bandara Internasional Herat, Afghanistan pada hari Minggu (22/10) pagi dan telah diserahkan kepada pihak Afghanistan.
Kini, di Distrik Zanda Jan, pusat gempa mematikan, tenda-tenda biru yang disumbangkan oleh Tiongkok didirikan di atas tanah di samping reruntuhan. Sherin Dil, 67 tahun, dan cucu-cucunya telah ditempatkan di salah satu tenda yang dipenuhi dengan selimut, tempat tidur, dan beberapa kebutuhan sehari-hari.
Dil, yang kehilangan rumahnya akibat gempa bumi, mengatakan bahwa berkat kedatangan tenda-tenda yang tepat waktu, mereka sekarang memiliki tempat tinggal sementara dan terbebas dari cuaca buruk.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tiongkok yang telah memberikan bantuan. Kualitas tenda yang diberikan oleh Tiongkok sangat baik. Kami sangat nyaman tinggal di dalamnya. Cuaca menjadi sangat dingin sekarang, dan kami bersyukur memiliki tenda-tenda ini. Tenda-tenda ini melindungi kami dari hujan, badai debu, dan salju," katanya.
Selain tenda, tempat tidur lipat, selimut, dan jaket juga telah disumbangkan oleh Tiongkok dan secara bertahap diserahkan kepada warga Afghanistan yang terkena dampak gempa.