BEIJING, Bharata Online - Real Madrid secara resmi meminta maaf kepada rakyat Tiongkok atas pernyataan kontroversial yang disampaikan oleh pemainnya, Kylian Mbappe, dengan mengirimkan surat kepada China Media Group (CMG) melalui La Liga pada hari Rabu, seperti yang dilaporkan oleh CMG.

Dalam surat tersebut, klub sepak bola Spanyol itu menyatakan rasa hormat yang mendalam kepada Tiongkok, sejarah, budaya, dan rakyatnya, serta jutaan penggemar Tiongkok yang mendukung klub tersebut. Surat itu juga menyertakan permintaan maaf publik Mbappe sebelumnya, di mana sang pemain menyatakan penyesalan atas ucapannya dan menegaskan kembali rasa hormatnya kepada rakyat Tiongkok.

Real Madrid menegaskan kembali komitmennya terhadap rasa hormat, hidup berdampingan, dan pemahaman antar budaya yang berbeda, serta menyatakan harapannya untuk memperkuat ikatan persahabatan dengan Tiongkok dan rakyatnya.

Permintaan maaf tersebut menyusul teguran keras dari CMG sebelumnya pada hari Rabu. Seorang juru bicara CMG mengatakan bahwa pernyataan Mbappe telah melewati batas dan melampaui kebebasan berekspresi. Juru bicara tersebut menambahkan bahwa Real Madrid, sebagai klub sang pemain, juga bertanggung jawab atas insiden tersebut, menolak penjelasan klub sebelumnya bahwa Mbappe tidak bermaksud menyinggung dan berhak untuk mengungkapkan pandangan pribadinya.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa pernyataan itu telah melukai perasaan rakyat Tiongkok dan akan menghadapi penentangan dari seluruh masyarakat Tiongkok, menambahkan bahwa CMG tidak akan menerima sikap klub tersebut sampai klub tersebut menyampaikan permintaan maaf yang memadai. [sumber CGTN]