Beijing, Bharata Online - Total aset yang dimiliki oleh lembaga keuangan Tiongkok mencapai 531,76 triliun yuan (sekitar 1,3 juta triliun rupiah) pada akhir kuartal ketiga tahun 2025, naik 8,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut statistik yang dirilis oleh Bank Rakyat Tiongkok atau People's Bank of China (PBOC), bank sentral negara tersebut, pada hari Jumat (26/12).
Secara rinci, aset sektor perbankan menyumbang bagian terbesar yaitu 474,31 triliun yuan (sekitar 1,13 juta triliun rupiah), naik 7,9 persen dibandingkan tahun lalu, sementara aset dari lembaga sekuritas dan sektor asuransi masing-masing sebesar 17,05 triliun yuan (sekitar 41 ribu triliun rupiah) dan 40,4 triliun yuan (sekitar 96 ribu triliun rupiah), naik 16,5 persen dan 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, total kewajiban lembaga keuangan Tiongkok mencapai 485,85 triliun yuan (sekitar 1,16 juta triliun rupiah), naik 8,8 persen dari tahun sebelumnya.
Angka untuk industri perbankan, sekuritas, dan asuransi adalah 435,95 triliun yuan (sekitar 1,04 juta triliun rupiah), 13,25 triliun yuan (sekitar 32 ribu triliun rupiah), dan 36,65 triliun yuan (sekitar 87 ribu triliun rupiah), masing-masing naik 8 persen, 19,2 persen, dan 15,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.