Jakarta, Radio Bharata Online - Direktur Kantor Komisi Pusat Urusan Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, pada hari Kamis (13/7) mengatakan Tiongkok bersedia untuk mengkonsolidasikan rasa saling percaya yang strategis dan memperluas kerja sama yang saling menguntungkan dengan Vietnam.
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vietnam, Bui Thanh Son, di sela-sela serangkaian pertemuan menteri luar negeri ASEAN, Wang mencatat bahwa tahun ini menandai ulang tahun ke-15 kemitraan kerja sama strategis yang komprehensif antara Tiongkok dan Vietnam, dan kedua negara mengambil kesempatan untuk melakukan pertukaran tingkat tinggi secara intensif.
Wang mengatakan kedua belah pihak menegaskan kembali pentingnya dan prioritas hubungan Tiongkok-Vietnam dalam kebijakan luar negeri masing-masing dan menekankan perlunya memperkuat pembangunan bersama Sabuk dan Jalan yang berkualitas tinggi, sehingga dapat memperkaya kemitraan kerja sama strategis komprehensif China-Vietnam dalam situasi baru.
Diplomat senior Tiongkok itu mengatakan Tiongkok bersedia bekerja sama dengan pihak Vietnam untuk memperkuat komunikasi strategis, mengkonsolidasikan rasa saling percaya strategis, memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, mempromosikan pertukaran orang-ke-orang, sehingga orang-orang dari kedua negara, terutama generasi muda, akan lebih terlibat dalam persahabatan dan kerja sama Tiongkok-Vietnam.
Wang mengatakan bahwa Tiongkok dan Vietnam adalah negara sosialis yang dipimpin oleh komunis dengan orientasi politik yang sama, ekonomi yang sangat saling melengkapi dan prospek kerja sama yang luas.
Menurutnya, kedua belah pihak harus bergandengan tangan untuk mengikuti jalur modernisasi masing-masing, memperkuat sinergi strategi pembangunan dan meningkatkan kerja sama.
Ia mengatakan Tiongkok bersedia mengimpor lebih banyak produk Vietnam dan mendorong pihak Vietnam untuk secara aktif berpartisipasi dalam Pameran Tiongkok-ASEAN dan Pameran Impor Internasional Tiongkok atau China International Import Expo (CIIE).
Wang menekankan bahwa kedua belah pihak harus mengimplementasikan konsensus penting tentang penanganan yang tepat atas isu-isu maritim yang dicapai oleh para pemimpin puncak kedua belah pihak.
Tiongkok bersedia untuk bekerja sama dengan negara-negara ASEAN, termasuk Vietnam, untuk mendorong tercapainya kesepakatan awal Kode Etik di Laut Tiongkok Selatan atau Code of Conduct in the South China Sea (COC).
Sementara itu, Son mengatakan bahwa negaranya menghargai perkembangan hubungan bilateral dan berharap untuk lebih meningkatkan pertukaran tingkat tinggi guna mengimplementasikan konsensus penting antara para pemimpin kedua belah pihak.
Menjanjikan upaya untuk pembangunan bersama Sabuk dan Jalan dan promosi kemitraan kerja sama strategis komprehensif Vietnam-Tiongkok, ia mengatakan Vietnam mengharapkan perluasan ekspor ke Tiongkok, partisipasi aktif dalam Tiongkok-ASEAN Expo dan CIIE, dan penanganan yang tepat atas isu-isu maritim.
Kedua belah pihak juga sepakat untuk bekerja sama untuk menjaga dari gangguan dan mendorong kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-ASEAN ke tingkat yang baru.