Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok meminta Filipina untuk segera menghentikan kegiatan pelanggaran dan provokasi serta tidak menantang tekad Tiongkok untuk membela hak dan kepentingannya yang sah, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, pada hari Rabu (4/12).

Mengomentari klaim Filipina yang mengatakan bahwa Penjaga Pantai Tiongkok menembakkan meriam air ke kapal Filipina, Lin mengatakan Huangyan Dao selalu menjadi wilayah Tiongkok, dan Filipina mengirim Penjaga Pantai dan kapal resmi ke sana serta mencoba menyusup ke laut teritorial Tiongkok di sekitar Huangyan Dao.

"Sebagai tanggapan, Tiongkok melakukan apa yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan teritorial dan hak serta kepentingan maritim kami sesuai dengan hukum. Tindakan tersebut dapat dibenarkan, sah, profesional, dan terkendali," katanya.