Rafah, Radio Bharata Online - Bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh pemerintah Tiongkok telah diterima oleh Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina.

Konvoi bantuan tersebut melintas dari sisi Mesir di perbatasan Rafah menuju Jalur Gaza yang dilanda perang pada hari Jum'at (19/1), membawa pasokan kemanusiaan yang akan didistribusikan kepada orang-orang yang menderita kekurangan pasokan makanan akibat operasi militer Israel di Gaza.

Seorang pejabat dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina berterima kasih kepada Tiongkok atas bantuannya dan mengatakan bahwa lebih banyak bantuan harus diizinkan masuk ke daerah kantong tersebut.

"Kami menyerukan kepada masyarakat dunia yang merdeka untuk menekan Israel agar memfasilitasi masuknya bantuan ke Jalur Gaza. Seperti yang Anda ketahui sekarang, melindungi para pengungsi adalah prioritas semua orang. Kami berterima kasih kepada Tiongkok atas bantuannya kepada rakyat Palestina dan atas bantuannya kepada Jalur Gaza. Kami menyerukan kepada Tiongkok dan semua negara lain untuk menekan Israel agar meningkatkan jumlah bantuan yang dapat diterima oleh Gaza," ujar Mahmoud Abu Atta, Direktur Suplai Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina.

Konflik terbaru antara pasukan Israel dan Hamas meletus pada tanggal 7 Oktober tahun lalu. Sejauh ini, lebih dari 24.900 warga Palestina telah terbunuh dan lebih dari 62.000 lainnya terluka.

Hampir dua juta orang, lebih dari 85 persen populasi, telah mengungsi di seluruh Jalur Gaza. Keluarga-keluarga dipaksa untuk berpindah-pindah mencari tempat yang aman, seiring dengan meningkatnya operasi darat Israel.