Zhejiang, Bharata Online - Menurut Bea Cukai Ningbo, rute China-Europe Arctic Container Express telah menyelesaikan operasinya tahun ini setelah merampungkan delapan pelayaran dan mengangkut kargo sebanyak 7.760 unit setara dua puluh kaki (TEU).
Rute ini mulai beroperasi secara rutin setiap minggu untuk musim panas pada tanggal 15 Agustus 2026, menjangkau lebih dari 20 negara dan wilayah, termasuk Inggris, Jerman, dan Republik Ceko.
Kargo yang diangkut, terutama peralatan penyimpanan energi, baterai daya, dan kendaraan energi baru, memiliki nilai lebih dari 5,33 miliar yuan (sekitar 14,26 triliun rupiah).
Menurut pihak operator, rute ini berfungsi sebagai jalur logistik yang lebih cepat dan tangguh antara Tiongkok dan Eropa, melintasi Jalur Arktik Timur Laut sebelum tiba di pelabuhan-pelabuhan utama Eropa seperti Felixstowe di Inggris, Rotterdam di Belanda, Hamburg di Jerman, dan Gdynia di Polandia.
Rute itu menyelesaikan pelayaran uji coba pertamanya pada bulan September 2025. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 18 hingga 20 hari, hampir memangkas separuh waktu tempuh dibandingkan jalur Terusan Suez serta lebih cepat daripada layanan kereta barang Tiongkok-Eropa.
Karena kondisi es musiman, rute ini terutama beroperasi dari bulan Juli hingga Oktober 2026.
Rute ini juga dipandang sebagai pencapaian penting dalam kerangka "Jalur Sutra Kutub" (Polar Silk Road) dari Prakarsa Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative), yang siap menyediakan pilihan logistik lebih cepat dan rendah karbon bagi berbagai industri seperti manufaktur maju, e-commerce lintas batas, dan energi baru.