Beijing, Bharata Online - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, bertemu dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Laos, Thongsavanh Phomvihane, yang sedang berkunjung ke Beijing pada hari Selasa (3/11) untuk membahas hubungan antara kedua negara.

Thongsavanh berada di Tiongkok untuk menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri Kerja Sama Lancang-Mekong ke-11.

Wang menyatakan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Laos untuk terus membangun komunitas dengan masa depan bersama.

Ia mendorong kedua belah pihak untuk memanfaatkan sepenuhnya Komite Bersama untuk Kerja Sama Koridor Ekonomi Tiongkok-Laos, mempercepat pembangunan jalur kereta api Tiongkok-Laos, serta memperluas kerja sama di bidang perdagangan dan sumber daya mineral.

Thongsavanh menegaskan komitmen Laos untuk memajukan pembangunan komunitas dengan masa depan bersama antara Laos dan Tiongkok, serta memperkuat kerja sama dengan Tiongkok di bidang konektivitas, energi, sumber daya mineral, dan kecerdasan buatan.

Ia juga berjanji untuk meningkatkan koordinasi dalam memerangi kejahatan transnasional serta bersama-sama menjaga persatuan dan otonomi ASEAN, sekaligus memelihara perdamaian dan stabilitas kawasan.

Tahun ini menandai peringatan 65 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara, sekaligus ditetapkan sebagai Tahun Persahabatan Tiongkok-Laos.

Mekanisme Kerja Sama Lancang-Mekong mencakup enam negara, yakni Tiongkok, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam, yang berbagi wilayah aliran Sungai Lancang-Mekong. Sungai Mekong, yang di Tiongkok dikenal sebagai Sungai Lancang, berhulu di Prefektur Otonom Tibet Yushu, Provinsi Qinghai, Tiongkok Barat Laut, dan mengalir melintasi keenam negara tersebut, sehingga menghubungkan perekonomian mereka serta menciptakan peluang bagi kerja sama regional.