Beijing, Radio Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, mengumumkan pada hari Kamis (11/1) bahwa Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, akan menghadiri Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia 2024 dan melakukan kunjungan resmi ke Swiss dan Irlandia minggu depan.

"Atas undangan Pendiri dan Ketua Eksekutif Forum Ekonomi Dunia Klaus Schwab, Presiden Konfederasi Swiss Viola Amherd, dan Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar, Perdana Menteri Li Qiang dari Dewan Negara akan menghadiri Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia 2024 dan melakukan kunjungan resmi ke Swiss dan Irlandia pada tanggal 14-17 Januari," ujar Mao.

"Perdana Menteri Li Qiang akan menghadiri pleno pembukaan pertemuan tahunan tersebut. Sebagai salah satu pemimpin dunia yang diundang ke acara tersebut, ia akan menyampaikan pidato khusus. Tema pertemuan tahunan tahun ini adalah 'Membangun Kembali Kepercayaan'. Di dunia yang penuh dengan ketidakpastian dan berjuang untuk menemukan pendorong pertumbuhan, kami ingin meningkatkan pertukaran dan komunikasi serta meningkatkan rasa saling pengertian dan kepercayaan dengan pihak-pihak lain dalam forum ini untuk memberikan kontribusi bagi pemulihan dan tata kelola ekonomi global yang lebih baik serta respon bersama terhadap tantangan-tantangan yang ada," ujarnya.

Mao mengatakan selama kunjungan Perdana Menteri Li ke Swiss, ia akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Viola Amherd dari Konfederasi Swiss dan anggota Dewan Federal lainnya untuk bertukar pandangan tentang hubungan Tiongkok-Swiss, kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang dan isu-isu internasional dan regional.

Dengan memperhatikan pertumbuhan hubungan bilateral yang baik dalam 74 tahun terakhir sejak Tiongkok dan Swiss menjalin hubungan diplomatik, Mao mengatakan bahwa kedua negara membentuk kemitraan strategis yang inovatif pada tahun 2016.

Pada awal tahun 2017, Presiden Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan yang sukses ke Swiss. Menurut Mao, kedua belah pihak mencapai pemahaman bersama yang penting tentang kerja sama, memberikan panduan strategis untuk kemajuan hubungan Tiongkok-Swiss.

Ia menambahkan bahwa kerja sama bilateral di bidang perdagangan, keuangan, inovasi, pertukaran antar masyarakat dan budaya, serta bidang-bidang lainnya dibangun di atas fondasi yang kuat dan memiliki potensi yang sangat besar.

"Kunjungan Perdana Menteri Li Qiang ke Swiss akan memulai pertukaran tingkat tinggi antara Tiongkok dan Eropa pada tahun 2024. Kami berharap kunjungan ini akan semakin mendorong implementasi pemahaman bersama yang penting antara para pemimpin kedua negara, mempertahankan pertukaran tingkat tinggi yang erat, meningkatkan rasa saling percaya politik, memperkuat kerja sama bilateral dan multilateral, dan bersama-sama mendukung perdagangan bebas dan multilateralisme untuk menambah dimensi baru pada kemitraan strategis inovatif Tiongkok-Swiss," ujar Mao.

"Tahun ini menandai ulang tahun ke-45 hubungan diplomatik Tiongkok-Irlandia. Kemitraan strategis Tiongkok-Irlandia untuk kerja sama yang saling menguntungkan telah berkembang dengan mantap, dengan interaksi yang sering terjadi di berbagai tingkat dan memperdalam kerja sama dalam perdagangan dan investasi, pembangunan hijau, budaya, pendidikan dan bidang lainnya. Selama kunjungan Perdana Menteri Li, kedua belah pihak akan melakukan komunikasi mendalam untuk mengimplementasikan pemahaman bersama antara presiden kedua negara, memperkuat rasa saling percaya secara politis dan memperdalam kerja sama di berbagai sektor. Tiongkok berharap dapat bekerja sama dengan Irlandia untuk kemajuan yang lebih besar dalam hubungan Tiongkok-Irlandia dan kontribusi baru bagi pertumbuhan hubungan Tiongkok-Eropa yang sehat dan stabil," paparnya.