Zhejiang, Bharata Online - Konferensi Internet Dunia (World Internet Conference/WIC) 2026 – KTT Wuzhen resmi berakhir pada hari Kamis (5/11) setelah merampungkan seluruh agendanya. Lebih dari 1.800 tamu dari lebih dari 130 negara dan wilayah turut berpartisipasi dalam diskusi mengenai kecerdasan buatan (AI) dan tata kelola internet global.
KTT ini mengusung tema "Sumber Terbuka dan Keterbukaan, Kontribusi Bersama dan Manfaat Bersama — Membangun Komunitas dengan Masa Depan Bersama di Ruang Siber". Para peserta berfokus pada AI sumber terbuka (open-source AI) serta melakukan dialog multidimensi mengenai inovasi, pengembangan, tata kelola keamanan, pertukaran budaya, dan kerja sama internasional.
Pameran "Cahaya Internet" (Light of the Internet) — sebuah acara unggulan dalam KTT yang berlangsung selama empat hari tersebut — menarik partisipasi 671 perusahaan dan institusi dari 54 negara dan wilayah. Menurut pihak penyelenggara, pameran ini menampilkan lebih dari 1.000 produk dan teknologi baru, dengan jumlah kunjungan harian mencapai lebih dari 20.000 orang, sebuah rekor baru.
Selama KTT berlangsung, Konferensi Kerja Sama Industri Ekonomi Digital mencatatkan penandatanganan kontrak untuk 116 proyek, dengan total nilai kontrak melebihi 100 miliar yuan (sekitar 271 triliun rupiah) selama empat tahun berturut-turut.
Pertama kali diselenggarakan pada tahun 2014, KTT Wuzhen mempertemukan para pejabat pemerintah, perwakilan organisasi internasional, eksekutif perusahaan teknologi, dan peneliti untuk mendiskusikan pengembangan serta tata kelola internet.
WIC sendiri telah resmi berdiri sebagai organisasi internasional yang berkantor pusat di Beijing sejak tahun 2022.