BEIJING, Radio Bharata Online - Kapal selam berawak laut dalam Fendouzhe (Pejuang) Tiongkok membuat sejarah dengan menyelesaikan 10 jam operasi berturut-turut di titik terdalam Palung Diamantina di Samudra Hindia tenggara dan berhasil diambil oleh kapal penelitian ilmiah Tansuo (Eksplorasi) -1 pada hari Minggu.
Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah manusia sebuah kapal selam mencapai titik terdalam dari palung laut, mempercepat penyelidikan ilmiah palung laut dan sangat penting bagi perkembangan ilmu abyssal global.
Tim ekspedisi jurang, yang diselenggarakan oleh Institute of Deep Sea Science and Engineering di bawah Chinese Academy of Sciences (CAS), terdiri dari 56 anggota dari universitas top Tiongkok termasuk Universitas Shanghai Jiaotong dan Universitas Tongji, berlayar dari kota Sanya, Tiongkok Selatan pada 6 Oktober , 2022.
Setelah itu, tim tersebut menyelesaikan dua misi penelitian ilmiah bersama oleh Tiongkok dan Singapura di Palung Kermadec dan sekarang mengerjakan yang ketiga di Palung Diamantina, juga ekspedisi pertamanya di Samudra Hindia tenggara sejak resmi digunakan.
Per 22 Januari, kapal selam berawak Fendouzhe Tiongkok telah melakukan total 159 penyelaman, termasuk 25 di ketinggian 10.000 meter. Selain menemukan sejumlah besar nodul besi dan mangan di dasar Palung Diamantina, tim ekspedisi ilmiah jurang juga menempatkan penanda bertuliskan "Selamat Tahun Kelinci" di kedalaman 5.810 meter di parit. Kapal selam tersebut akan kembali ke kota Sanya pada awal Maret 2023 sesuai rencana, setelah melakukan 22 kali penyelaman di area tersebut.