Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok mengharapkan skema bebas visa dengan Thailand untuk mulai berlaku pada tanggal yang lebih awal, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin pada hari Selasa (2/1).

Wang mengeluarkan pernyataan itu untuk mengomentari pengumuman Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin, bahwa Tiongkok dan Thailand akan secara permanen membebaskan persyaratan visa untuk warga negara masing-masing mulai bulan Maret 2024.

Berbicara pada sebuah konferensi pers di Beijing, Wang juga menekankan bahwa pembebasan visa timbal balik itu akan meningkatkan pertukaran antar warga antara kedua negara.

"Untuk lebih memperkuat pertukaran budaya dan orang-ke-orang antara Tiongkok dan Thailand dengan saling membebaskan persyaratan visa adalah untuk kepentingan mendasar masyarakat di kedua negara. Saat ini, otoritas yang berwenang dari kedua belah pihak sedang melakukan komunikasi yang erat mengenai isu-isu tertentu. Kami berharap pengaturan yang relevan akan berlaku pada tanggal yang lebih awal," kata Wang.

Pada bulan September 2023, Thailand mengumumkan bahwa mereka akan memulai program pengabaian visa selama lima bulan untuk Tiongkok mulai 25 September 2023 hingga 29 Februari 2024.