BEIJING, Radio bharata Online - Tahun ini menandai peringatan 65 tahun sejak Tiongkok dan Aljazair menjalin hubungan diplomatik, juga peringatan 60 tahun sejak pengiriman tim medis Tiongkok ke Aljazair.
Selama pertemuan dengan Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune yang sedang berkunjung di Beijing Selasa(18/7), Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan bahwa selama 60 tahun terakhir, Tiongkok telah mengirimkan ribuan tenaga medis ke Aljazair, mengantarkan lebih dari 2,07 juta bayi baru lahir, yang telah mendirikan sebuah monumen persahabatan Tiongkok-Aljazair.
Selain itu Xi juga berterima kasih kepada pihak Aljazair karena mendukung posisi Tiongkok yang adil dalam isu-isu yang berkaitan dengan Taiwan, Xinjiang, dan hak asasi manusia, Xi mengatakan Tiongkok dengan tegas mendukung Aljazair dalam menjaga kedaulatan nasional, kemerdekaan, dan integritas wilayahnya, mendukungnya dalam menempuh jalur pembangunan yang ada di sejalan dengan kondisi nasionalnya sendiri, dan menentang campur tangan eksternal dalam urusan internalnya.
Presiden Xi juga mengucapkan selamat kepada atas terpilihnya Aljazair sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk periode 2024-2025, ia mendesak kedua belah pihak untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama di PBB dan acara multilateral lainnya, menjaga keadilan internasional dan keadilan, serta melindungi kepentingan bersama negara-negara berkembang.
Dalam kesempatan itu presiden Aljazair Tebboune mengatakan Tiongkok adalah teman dan mitra terpenting Aljazair. Berterima kasih kepada Tiongkok atas dukungan berharga jangka panjangnya kepada Aljazair, dia mengatakan bahwa Aljazair dengan tegas mendukung posisi Tiongkok dalam masalah yang berkaitan dengan Taiwan, Xinjiang, dan kepentingan inti lainnya, serta mendukung Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global, dan Inisiatif Peradaban Global.
Pada saat lanskap internasional sangat tidak seimbang, Aljazair berterima kasih kepada Tiongkok karena telah memainkan peran kunci dalam mempromosikan pembangunan dunia yang lebih terbuka dan inklusif serta pembentukan tatanan internasional yang lebih adil dan masuk akal, katanya.
Tebboune juga menghargai peran konstruktif yang dimainkan Tiongkok dalam penyelesaian yang adil dari isu-isu hotspot regional seperti masalah Palestina dan promosi perdamaian dan stabilitas regional dan dunia dan berjanji untuk bekerja sama dengan Tiongkok dalam kolaborasi strategis dalam urusan internasional dan regional.
Terkait dengan kerjasama ini presiden tiongkok Xi Jinping menyebut, kedua belah pihak harus bekerja sama untuk mengimplementasikan Belt and Road Initiative (BRI) dan dokumen kerja sama penting lainnya, memperdalam kerja sama di bidang tradisional seperti infrastruktur, petrokimia, mineral, pertanian, dan memperluas kerja sama di bidang teknologi tinggi seperti kedirgantaraan, energi nuklir , informasi dan telekomunikasi, energi terbarukan dan mendorong titik pertumbuhan baru.
Ditambahkan oleh Xi, Tiongkok bersedia untuk terus memberikan bantuan kepada Aljazair, mendukung pembangunan ekonomi dan sosial Aljazair, mengimpor lebih banyak produk berkualitas dari Aljazair, dan mendorong perusahaan Tiongkok untuk berbisnis di sana.
Xi juga menyebut Tiongkok bersedia untuk terus memperdalam kerja sama medis dan kesehatan dengan Aljazair, memberikan beasiswa pemerintah ke Aljazair, dan mempromosikan kerja sama di bidang-bidang seperti jurnalisme, pariwisata, pemuda, olahraga, dan think tank untuk memperkuat landasan opini publik dari hubungan bilateral.
Tiongkok siap bekerja sama dengan Aljazair untuk mempercepat implementasi hasil KTT Tiongkok-Arab pertama, tambahnya.
Presiden Aljazair pun menyambut baik dan mengatakan Aljazair bersedia berpartisipasi aktif dalam pengembangan BRI, memperdalam kemitraan strategis yang komprehensif antara kedua negara untuk membantu Aljazair mewujudkan pembangunan ekonomi dan sosialnya.
Pertukaran ekonomi dan perdagangan kedua negara semakin dekat. Perdagangan bilateral berjumlah $7,42 miliar pada tahun 2022, di mana impor dari Aljazair mencapai $1,14 miliar, peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 5,8 persen. Aljazair juga merupakan salah satu pasar kontraktor terbesar Tiongkok di luar negeri.
Aljazair bersedia menyediakan lingkungan bisnis yang menguntungkan dan menyambut perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi di Aljazair, serta lebih banyak turis Tiongkok untuk bepergian ke Aljazair, dan siap untuk memperkuat kerja sama praktis di berbagai bidang dan memperdalam pertukaran orang-ke-orang dan kerja sama dengan pihak Tiongkok, kata Tebboune.
Kedua belah pihak mengeluarkan pernyataan bersama setelah pembicaraan dan kedua kepala negara menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama di bidang-bidang seperti pertanian, transportasi, perdagangan, kedirgantaraan, ilmu pengetahuan dan teknologi. (CGTN)