Beijing, Radio Bharata Online - Pernyataan NATO tidak akan memberikan kontribusi pada penyelesaian politik masalah Semenanjung Korea, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, pada hari Rabu (12/7).

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa (11/7), NATO mengutuk senjata pemusnah massal atau weapon of mass destruction (WMD) dan program rudal balistik Korea Utara dan mendesak negara itu untuk meninggalkan senjata nuklir dan program nuklir yang ada dengan cara yang lengkap, dapat diverifikasi, dan tidak dapat diubah.

"Masalah Semenanjung Korea adalah masalah politik dan keamanan dan membutuhkan upaya dari semua pihak untuk mengikuti pendekatan jalur ganda untuk mengejar secara paralel pembentukan mekanisme perdamaian dan denuklirisasi Semenanjung Korea," kata Wang ketika diminta untuk mengomentari pernyataan NATO dalam sebuah konferensi pers reguler di Beijing.

"NATO bukanlah pihak yang terlibat dalam masalah Semenanjung Korea. Pernyataannya mengabaikan inti dari masalah ini dan mengabaikan efek negatif dari tekanan militer pihak-pihak terkait dan tindakan standar ganda mereka terhadap non-proliferasi nuklir. Pernyataan itu tidak akan membantu mendorong penyelesaian politik masalah Semenanjung Korea," ujar Wang.