Beijing, Bharata Online - Pasar hunian baru di Beijing mencatat lonjakan signifikan dalam hal peninjauan properti dan penandatanganan kontrak sejak bulan September 2026, yang didorong oleh penerapan berbagai kebijakan insentif.
Pada bulan Agustus 2026, Beijing melonggarkan lebih lanjut pembatasan pembelian dan menaikkan batas maksimum pinjaman hipotek bagi pembeli guna memacu permintaan pasar.
Di sebuah pusat penjualan hunian baru di Distrik Shijingshan, calon pembeli memadati area konsultasi untuk berbicara dengan agen. Unit yang tersedia bervariasi, mulai dari apartemen dua kamar tidur seluas 70 meter persegi hingga rumah empat kamar tidur seluas 130 meter persegi.
Berdasarkan penghitungan cepat, lebih dari 30 kelompok klien mengunjungi lokasi tersebut hanya dalam waktu satu jam.
"Jumlah pengunjung meningkat dua kali lipat dibandingkan masa-masa biasa. Statistik awal kami menunjukkan bahwa sekitar 40 surat pernyataan minat (letter of intent) ditandatangani setiap harinya selama liburan Hari Nasional. Proyek yang diluncurkan pada 22 September dengan hampir 800 unit ini telah menyelesaikan lebih dari 500 pendaftaran kontrak resmi secara daring," ujar Yang Zhenpeng, Manajer Penjualan sebuah proyek hunian di Distrik Shijingshan.
Liburan Hari Nasional selama tujuh hari, yang tahun ini dimulai pada hari Kamis (1/10), merupakan periode puncak penjualan tradisional bagi sektor real estat Tiongkok.
Para pengembang juga telah meningkatkan pasokan proyek hunian baru. Data resmi menunjukkan bahwa pada bulan September 2026, pasokan unit hunian komersial baru di Beijing mencapai 5.350 unit, naik 53,34 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Yang menarik, antara tanggal 1 hingga 20 September 2026, pemerintah kota menerbitkan 17 izin pra-penjualan untuk properti hunian.
"Para pengembang memanfaatkan musim puncak penjualan tradisional pada bulan September dan Oktober untuk meluncurkan proyek-proyek yang menawarkan lokasi strategis, fasilitas unggulan, dan desain berkualitas tinggi, yang mendapat sambutan luas dari para pembeli rumah," kata Wu Jing, Direktur Pusat Penelitian Real Estat di Universitas Tsinghua, Beijing.
Data transaksi hunian baru turut memperkuat tren ini. Pada bulan September 2026, Beijing mencatat 4.557 transaksi unit hunian komersial, meningkat 52,31 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Total luas area transaksi mencapai 533.200 meter persegi, meningkat 47,58 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Sejumlah proyek hunian di berbagai wilayah Beijing belakangan ini mencatat peningkatan signifikan, baik dari segi jumlah pengunjung maupun volume transaksi, disertai dengan siklus penandatanganan kontrak yang menjadi jauh lebih singkat.
"Kami datang ke sini untuk menandatangani kontrak hari ini karena kami memiliki waktu luang selama liburan Hari Nasional. Kami sangat menyukai rumah ini dan berencana menggunakannya untuk meningkatkan kualitas hunian kami," ujar seorang pembeli.