Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok pada hari Kamis (11/1) mengecam Amerika Serikat karena secara langsung mencampuri dan mengganggu ekspor mesin litografi oleh perusahaan-perusahaan Belanda ke Tiongkok, dan berjanji untuk dengan tegas melindungi hak-hak sah perusahaan-perusahaan Tiongkok.
Pembuat peralatan semikonduktor Belanda, ASML, mengatakan pada awal bulan ini bahwa mereka tidak akan dapat menyediakan sistem litografi tertentu kepada perusahaan-perusahaan Tiongkok karena pembatalan lisensi ekspor oleh pemerintah Belanda.
Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, Shu Jueting, dalam sebuah konferensi pers di Beijing mengatakan pihaknya sedang memperhatikan dengan seksama masalah ini yang secara langsung dicampuri oleh Amerika Serikat.
Shu menambahkan bahwa pihak AS telah mempersenjatai kontrol ekspor dan bahkan secara terang-terangan mengintervensi perdagangan normal antara perusahaan-perusahaan di negara lain, yang dengan tegas ditentang oleh Tiongkok.
"Kami mendesak pihak Belanda untuk menghormati semangat kontrak, mendukung perusahaan dalam melakukan perdagangan sesuai dengan peraturan, dan menjaga lingkungan perdagangan internasional yang bebas, terbuka, adil dan tidak diskriminatif. Tiongkok akan mengikuti dengan seksama perkembangan dan dampak dari masalah ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk secara tegas melindungi hak-hak dan kepentingan yang sah dari perusahaan-perusahaan Tiongkok," tegas Shu.