Hannover, Bharata Online - Deretan kendaraan listrik (EV) mutakhir dari produsen otomotif Tiongkok mencuri perhatian di ajang International Motor Show (IAA) Transportation 2026 yang sedang berlangsung di Hannover, Jerman.

Pameran kendaraan komersial terkemuka di Eropa itu digelar di Hannover mulai tanggal 14 hingga 20 September 2026.

"China Day" telah menjadi agenda rutin di IAA Transportation, yang mencerminkan semakin eratnya hubungan antara industri otomotif Tiongkok dan Eropa. Perusahaan-perusahaan Tiongkok memiliki salah satu kehadiran internasional terbesar dalam acara ini, seiring langkah mereka yang semakin gencar menyasar pasar Eropa dengan kendaraan listrik, teknologi kemudi otonom, dan inovasi teknologi baru lainnya.

Namun, ambisi mereka melampaui sekadar penjualan kendaraan; beberapa perusahaan juga menjajaki produksi lokal serta kemitraan dengan perusahaan-perusahaan Eropa.

Raksasa kendaraan komersial FOTON menganggap Eropa sebagai pasar utama, namun menyatakan bahwa strategi mereka mencakup lebih dari sekadar penjualan kendaraan. Wu Zongtian, Presiden BAIC FOTON International, secara resmi memperkenalkan truk berat cerdas jarak jauh bebas karbon, CAVAN BEACON, ke pasar global.

"Sekadar menjual kendaraan itu mudah, tetapi bukan itu strategi kami. Di sini, target kami adalah membangun kerja sama jangka panjang," ujar Wu.

FOTON tengah membangun jaringan penjualan dan dukungan, sembari bekerja sama dengan mitra Eropa untuk menghadirkan teknologi kendaraan komersial baru ke pasar tersebut.

Tidak hanya pemain lama yang hadir, produsen truk listrik asal Tiongkok, DeepWay, melakukan debutnya di Eropa dalam ajang IAA dengan memperkenalkan truk generasi terbaru model 3.0, yang dirancang khusus untuk memenuhi regulasi dan kebutuhan pelanggan Eropa. Namun, ambisi mereka di sini lebih dari sekadar itu.

"Kami tidak hanya membawa produk ke sini, kami juga akan membawa nilai tambah. Jadi, menurut saya rencana selanjutnya bagi DeepWay adalah mencari mitra manufaktur untuk bekerja sama di sini, sehingga produk dapat diproduksi di Eropa. Kami juga akan membentuk tim lokal," ungkap Zhao Minyu, General Manager DeepWay International.

DeepWay menyatakan bahwa langkah ini dapat mencakup kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) lokal, penggunaan pemasok setempat, serta penciptaan lapangan kerja; sebuah model yang serupa dengan langkah ekspansi produsen Eropa ke Tiongkok beberapa dekade silam.

Akan tetapi, ekspansi perusahaan-perusahaan Tiongkok ini terjadi di tengah masa sulit bagi industri otomotif Eropa, yang saat ini sedang melakukan restrukturisasi akibat tingginya biaya operasional dan meningkatnya persaingan global. DeepWay meyakini bahwa, terkait truk listrik, produsen Eropa dan Tiongkok pada dasarnya berupaya memecahkan masalah yang sama.

"Kami tidak menganggap pemain besar lain di pasar Eropa ini sebagai pesaing kami. Kami merasa sedang bersaing dengan truk diesel. Kami berpendapat bahwa kita perlu bekerja sama dengan pemain lokal untuk mencapai target nol emisi bersama-sama demi mengungguli truk diesel dan mengatasi polusi," kata Zhao.

Persaingan antara kedua industri tersebut tidak akan hilang. Namun, di ajang IAA ini, kehadiran Tiongkok yang kian berkembang juga menciptakan peluang baru bagi kedua industri untuk menjalin kerja sama.