Beijing, Bharata Online - Menurut Administrasi Umum Kepabeanan atau General Administration of Customs (GAC), ekspor pertanian Tiongkok terus mencatatkan pertumbuhan selama lima tahun berturut-turut hingga tahun 2025.
Pada delapan bulan pertama tahun 2026, ekspor pertanian negara tersebut mencapai 492,03 miliar yuan (sekitar 1.312 triliun rupiah), meningkat 4,2 persen secara tahunan. Kategori ekspor utamanya meliputi sayuran dan jamur pangan, produk perikanan, serta buah-buahan dan kacang-kacangan (baik segar maupun kering).
Di antaranya, ekspor pertanian dari Provinsi Shandong di Tiongkok Timur mencapai 114,05 miliar yuan (sekitar 304 triliun rupiah), naik 5,5 persen, yang mencakup 23,2 persen dari total nilai ekspor pertanian nasional dan menempati peringkat pertama secara nasional selama 27 tahun berturut-turut.