Zhuhai, Bharata Online - Taman hiburan bertema robot berskala besar pertama di dunia telah resmi dibuka di Kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, sebuah langkah awal bagi industri yang telah menggalang dana miliaran dolar namun masih mencari keberhasilan komersial.
Lebih dari 300 robot humanoid beroperasi di area taman yang merupakan bagian dari resor Hengqin Chimelong ini. Robot-robot tersebut melayani pendaftaran pengunjung, memandu mereka berkeliling, melakukan pertunjukan, bahkan bermain tenis meja. Taman itu juga menawarkan lebih dari 100 pengalaman interaksi dengan robot, dengan pengunjung dapat menyaksikan mesin-mesin tersebut menari, mengendalikannya secara langsung, atau bertanding melawannya.
"Pengunjung yang paling ingin kami tarik adalah mereka yang sangat meminati teknologi, remaja, dan orang tua. Di sini, rasa ingin tahu mereka dapat tergugah," ujar Jiang Minling, Wakil Presiden Chimelong Group.
Sebagian besar robot di taman ini dibuat oleh produsen robot asal Tiongkok, AgiBot. Menurut data yang dirilis oleh Omdia, sebuah grup riset dan konsultasi teknologi global, perusahaan tersebut mengirimkan lebih dari 5.000 robot humanoid tahun lalu, hampir 40 persen dari total jumlah global.
Bagi AgiBot, taman hiburan itu menawarkan sesuatu yang sangat berharga: data. Taman yang terbuka dan ramai pengunjung menghasilkan interaksi dunia nyata yang tidak terencana, jenis data fisik yang sulit dikumpulkan oleh industri ini.
"Robot interaktif kami berhadapan dengan orang-orang, dan di taman hiburan, itu berarti berinteraksi langsung dengan anak-anak. Jadi, keselamatan adalah perhatian utama. Hal ini juga menjadi salah satu aspek tersulit dari keseluruhan interaksi tersebut," kata Lyu Suhe.
Saat ini, taman tersebut membutuhkan satu operator untuk setiap tiga robot, meskipun targetnya adalah satu operator untuk setiap 10 robot. AgiBot menyatakan bahwa jumlah armada robot di taman itu akan bertambah menjadi lebih dari 1.000 unit pada akhir tahun.
Tahun lalu, perusahaan-perusahaan embodied AI (kecerdasan buatan yang terintegrasi dalam tubuh fisik) dan robotika asal Tiongkok berhasil menggalang dana lebih dari 70 miliar yuan (sekitar 186,8 triliun rupiah). Namun, banyak di antaranya masih mencari jalan yang jelas untuk menghasilkan pendapatan, mengingat sektor pabrik dan rumah tangga masih sulit ditembus. Sektor hiburan, sebagaimana ditunjukkan oleh taman di Zhuhai ini, mungkin menawarkan jalur yang lebih cepat untuk mencapai tujuan tersebut.