Beijing, Radio Bharata Online - China-South Asia Expo adalah platform yang bersinar untuk komunikasi dan kerja sama antara Tiongkok dan negara-negara lain di seluruh dunia, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, pada hari Kamis (17/8) dalam sebuah konferensi pers di Beijing. .

"Dari tanggal 16 hingga 20 Agustus, Pameran Tiongkok-Asia Selatan ke-7 diadakan di Kota Kunming, Provinsi Yunnan. Expo ini berfungsi sebagai platform yang bersinar untuk komunikasi dan kerja sama antara Tiongkok dan negara-negara Asia Selatan, dan bahkan negara-negara dari seluruh dunia. Dengan tema 'Solidaritas dan Koordinasi untuk Pembangunan Bersama', Expo tahun ini menarik perwakilan dari 85 negara, wilayah, dan organisasi internasional, serta lebih dari 30.000 peserta pameran yang berpartisipasi baik secara online maupun offline. Acara ini mencapai cakupan penuh dari negara-negara di Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)," jelasnya.

Wang Yi, anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan Direktur Kantor Komisi Pusat Urusan Luar Negeri, menghadiri dan memberikan sambutan pada acara pembukaan. Wang bertemu dengan Perdana Menteri Sri Lanka, Dinesh Gunawardena, Wakil Presiden Laos, Pany Yathotou, Wakil Presiden Nepal, Ram Sahay Prasad Yadav, dan Wakil Perdana Menteri Vietnam, Tran Luu Quang.

Wang Yi mengatakan bahwa tahun ini menandai ulang tahun ke-10 Expo dan juga ulang tahun ke-10 Prakarsa Sabuk dan Jalan dan diplomasi lingkungan yang menampilkan persahabatan, ketulusan, saling menguntungkan, dan inklusivitas.

"Tiongkok menyambut negara-negara Asia Selatan untuk ikut serta dalam kereta cepat pembangunan Tiongkok dan berbagi keuntungan dari pembangunan Tiongkok. Tiongkok siap bekerja sama dengan negara-negara Asia Selatan untuk memanfaatkan peluang historis dan memperkuat solidaritas dan koordinasi, mendorong pendorong pembangunan baru, membangun komunitas pembangunan, dan berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran yang langgeng di kawasan ini," ujar Jubir itu mengutip pernyataan Wang Yi.

Wang Yi juga memberikan saran mengenai kerja sama di empat bidang: memperdalam rasa saling percaya strategis, memperdalam konektivitas, memperdalam kerja sama ekonomi dan perdagangan, dan memperdalam pertukaran antar masyarakat.

"Semua pihak telah menyatakan bahwa negara-negara Asia Selatan secara aktif mempromosikan pembangunan bersama BRI yang berkualitas tinggi dengan Tiongkok dan telah mencapai hasil yang bermanfaat. Tema Expo ini selaras dengan tren zaman dan memenuhi kebutuhan pembangunan berbagai negara. Mereka mengapresiasi Tiongkok yang telah menciptakan platform yang efisien untuk kerja sama dan membantu negara-negara Asia Selatan untuk menaiki kereta cepat pembangunan Tiongkok. Mereka berharap dapat memperkuat persatuan dan kerja sama dengan Tiongkok serta berkontribusi pada keterbukaan, inklusivitas, perdamaian, stabilitas, dan pembangunan bersama di kawasan ini," ujar Wang.

"Expo tahun ini menyiapkan 15 ruang pameran dan akan menyelenggarakan 14 acara bersamaan. Kami percaya semua peserta dapat mengeksplorasi lebih banyak peluang kerja sama dan mencapai hasil yang lebih bermanfaat melalui acara akbar ini, dan bersama-sama mempromosikan pembangunan dan revitalisasi Asia," kata Wang.