Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok akan mengikuti dengan seksama situasi di Jepang setelah gempa bumi yang kuat dan memberikan bantuan tepat waktu kepada warga negara Tiongkok, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, pada hari Selasa (2/1).
Serangkaian gempa bumi kuat, termasuk yang berkekuatan 7,6 SR, mengguncang Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa di Jepang tengah pada hari Senin (1/1), menewaskan sedikitnya 48 orang.
"Gempa bumi kuat melanda wilayah Noto, Prefektur Ishikawa, Jepang kemarin, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan properti. Kami menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan menyampaikan simpati kami kepada keluarga mereka dan para korban yang terluka. Kedutaan Besar Tiongkok di Jepang, serta Konsulat Jenderal di Nagoya dan Konsulat Jenderal di Niigata, telah segera mengaktifkan mekanisme darurat, dan mengeluarkan peringatan konsuler. Saat ini tidak ada laporan mengenai warga negara Tiongkok di Jepang yang menjadi korban tewas atau luka-luka. Kementerian Luar Negeri Tiongkok dan kedutaan besar serta konsulat di Jepang akan terus mengikuti perkembangan situasi gempa dan memberikan bantuan yang diperlukan bagi warga Tiongkok di Jepang secara tepat waktu," ujar Wang.