Beijing, Bharata Online - Menurut Adnan Z. Amin, Ketua Dewan pengurus World Energy Council (WEC), sebuah jaringan organisasi energi global, dialog dan kerja sama antara Tiongkok dan Amerika Serikat, dua ekonomi terbesar di dunia, memiliki arti penting yang melampaui kedua negara itu sendiri.

Dalam wawancara baru-baru ini dengan China Global Television Network (CGTN), Amin mengatakan bahwa dialog semacam itu memberikan alasan bagi dunia luas untuk merasa optimistis, dan bahwa masalah ekonomi di antara kedua belah pihak hanya dapat diselesaikan melalui interaksi yang berkelanjutan.

"Hal ini sangatlah penting. Menurut saya, ketika dua ekonomi terbesar di dunia menjalin dialog dan kerja sama, dampaknya terasa bagi seluruh dunia. Hal ini menghadirkan pendekatan yang optimistis serta perspektif positif mengenai arah masa depan kita. Ada isu-isu sulit yang perlu dibahas. Dampak ekonomi yang dipertaruhkan pun tidaklah kecil. Semua itu perlu ditangani, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah melalui dialog. Melihat Presiden Xi berada di Washington hari ini sungguh menggembirakan, karena menurut saya dialog merupakan hal yang sangat krusial saat ini," ujarnya.

Amin menambahkan bahwa para pembuat kebijakan sebaiknya mengesampingkan sikap permusuhan yang muncul secara refleks dan berfokus pada manfaat nyata yang dapat dihasilkan oleh kerja sama bagi masyarakat di kedua negara.

"Kita perlu melampaui sikap antagonisme reaktif yang kerap terlihat di kalangan pembuat kebijakan tertentu di berbagai negara di dunia, dan benar-benar melihat kenyataan saat ini. Bagaimana kerja sama kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di negara kita? Bidang apa yang paling tepat untuk kita garap bersama, dan siapa yang harus bertanggung jawab atas aspek apa? Hal ini sangatlah penting," katanya.