San Francisco, Radio Bharata Online - Pencapaian dalam hubungan Tiongkok-AS terutama disebabkan oleh upaya kolektif rakyat kedua negara, kata Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dalam balasannya pada tanggal 4 Januari 2024 atas surat dari Sarah Lande, seorang temannya di negara bagian Iowa, Amerika Serikat.
Pada tahun 1985, Xi, yang saat itu menjabat sebagai sekretaris partai di Kabupaten Zhengding di Provinsi Hebei, Tiongkok utara, mengunjungi kota Muscatine dan tinggal bersama sebuah keluarga Amerika. Sarah Lande, yang merupakan anggota komisi untuk kabupaten-kabupaten di Iowa, menerima Xi dan delegasi yang dipimpinnya.
Dalam sambutannya, Xi mengatakan bahwa sejak terjalinnya hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Amerika Serikat 45 tahun yang lalu, hubungan kedua negara telah tumbuh menjadi pohon yang menjulang tinggi dan menghasilkan buah kerja sama yang bermanfaat bagi kedua negara dan seluruh dunia.
Pencapaian yang dibuat dalam hubungan Tiongkok-AS terutama disebabkan oleh upaya bersama orang-orang dari kedua belah pihak, dan pengembangan hubungan Tiongkok-AS juga membutuhkan upaya bersama orang-orang dari kedua belah pihak, kata Xi.
Xi mengatakan bahwa masa depan hubungan Tiongkok-AS tergantung pada kaum muda.
Mengutip pepatah Tiongkok kuno "Baca 10.000 buku dan tempuhlah jarak 10.000 mil", Xi mengatakan bahwa keputusannya untuk mengundang 50.000 anak muda Amerika ke Tiongkok untuk program pertukaran dan studi dalam lima tahun ke depan bertujuan agar lebih banyak lagi anak muda Amerika yang dapat melihat Tiongkok dengan mata kepala sendiri, mendengarkan Tiongkok dengan telinga sendiri, dan mengukur Tiongkok dengan langkah mereka sendiri, sehingga mereka akan memiliki pemahaman yang komprehensif tentang Tiongkok sebagaimana adanya dan membantu membangun lebih banyak lagi jembatan yang menampilkan rasa saling pengertian dan kedekatan di antara kedua bangsa.
Xi juga menyambut baik para siswa dari Muscatine untuk mengikuti program semacam itu.
Dengan memperhatikan bahwa Tiongkok adalah negara berkembang terbesar dan Amerika Serikat adalah negara maju terbesar di dunia, Xi mengatakan bahwa masa depan planet ini membutuhkan stabilitas dan peningkatan hubungan Tiongkok-AS.
Xi juga mengatakan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk mendorong perkembangan hubungan bilateral yang stabil, sehat dan berkelanjutan, mencari lebih banyak manfaat bagi kedua negara, menyediakan lebih banyak barang publik bagi masyarakat internasional, dan bersama-sama membangun dunia yang terbuka, inklusif, bersih, dan indah dengan perdamaian abadi, keamanan universal, dan kemakmuran bersama.
Lande baru-baru ini menulis surat kepada Xi, mengatakan bahwa pidato Xi pada jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh organisasi-organisasi persahabatan AS di San Francisco pada bulan November tahun lalu diterima dengan baik dan menggembirakan.
Ia mengatakan bahwa pengumuman bahwa Tiongkok siap mengundang 50.000 anak muda Amerika ke Tiongkok untuk mengikuti program pertukaran dan studi dalam lima tahun ke depan sangat menginspirasi, dan berharap bahwa para siswa dari SMA Muscatine dapat menjadi bagian dari program tersebut.
Ia juga menyerukan agar AS dan Tiongkok, sebagai dua negara besar, bekerja sama untuk mengatasi berbagai masalah termasuk perubahan iklim, ketahanan pangan, masalah narkoba, dan konflik regional demi kesejahteraan umat manusia.