Beijing, Bharata Online - Biro Urusan Sipil Kota Beijing mengumumkan rencana untuk menambah 30.000 tempat tidur baru bagi layanan perawatan lansia berbasis rumah dalam tiga tahun ke depan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan sistem perawatan lansia di kota tersebut.
Hingga akhir tahun 2025, kota ini memiliki 5,288 juta penduduk tetap berusia 60 tahun ke atas, yang mencakup 24,3 persen dari total populasi penduduk tetapnya.
Angka tersebut diproyeksikan akan melampaui 6 juta jiwa pada tahun 2030, sehingga menciptakan permintaan yang sangat besar akan layanan perawatan lansia. Menanggapi hal ini, Beijing terus memperluas infrastruktur perawatan lansianya.
Menurut Biro Urusan Sipil Kota Beijing, selain mengandalkan layanan perawatan berbasis rumah, kota ini berencana mengembangkan dan memberikan sertifikasi bagi 60.000 tempat tidur perawatan yang inklusif dan terjangkau di berbagai institusi perawatan lansia, meningkatkan proporsi tempat tidur perawatan medis (nursing beds) di institusi-institusi tersebut menjadi 73 persen, serta menambah unit perawatan khusus bagi pasien demensia selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030).
Pihak biro juga mengungkapkan bahwa pada saat yang sama, Beijing akan terus memperluas fasilitas perawatan lansia berbasis komunitas dan menyempurnakan sistem layanan perawatan lansia di kota tersebut.